SDK :  PMII  Tetaplah Independen, Jangan Ditarik ke Politik

 

MAMUJU, POROSSULBAR – Pengurus Koordinator Cabang (PKC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Sulbar, menggelar acara silaturahmi dan buka puasa bersama, di anjungan pantai Manakarra, Mamuju. Minggu (27/5/18).

Kegiatan yang mengangkat tema “Dengan Berpuasa Kita Menata Jiwa Menata Bangsa” tersebut, dihadiri oleh Majelis Pembina Daerah (Mabinda) PKC PMII Sulbar, Suhardi Duka, Ketua FKUB Sulbar, Sahabuddin Kasim, Ketua PCNU Mamuju, Tasir Irwanto, Pimpinan Cabang GP Ansor Mamuju, mantan Sekjen PB. PMII, Isra Daaming Pramulya, dan sejumlah alumni serta kader PMII se Prov Sulawesi Barat.

Dalam sambutannya, Ketua Mabinda Suhardi Duka, mengatakan agar pengurus PMII tidak dipolitisasi, khususnya di momentum politik yang akan berlangsung kedepan.

“PMII jangan ditarik ke politik, tetap independen, tanpa warna. Kecuali kalau ingin merwarnai sendiri secara individu, bukan secara kelembagaan, karena kedepan banyak momentum politik,” ucap SDK.

Selain itu, mantan Bupati Kab Mamuju dua periode ini, juga menambahkan agar PMII secara kelembagaan, tetap melakukan upaya kaderisasi di setiap perguruan tinggi, agar ruang – ruang strategis dapat direbut secara optimal.

“Jangan jadi penonton, tapi jadi pemain tidak selamanya di area formal, tapi di area lain, seperti bisnis yang ada sekarang ini, di anjungan yang diprakarsai oleh kader PMII, itu juga peran, jadi anggota DPR juga peran, kemudian saling menarik dan menyatulah, sehingga PMII dihargai oleh siapapun,” pungkas SDK.

Sementara itu Ketua PKC PMII Prov Sulawesi Barat, Joko Prianto mengatakan, kegiatan buka puasa bersama tersebut, merupakan upaya membangun silaturahmi antara kader dan senior PMII di bumi Tanah Malaqbi.

“Sejak terpilih sekitar 20 hari lalu, kami menganggap kegiatan silaturahmi seperti ini sangat penting, utamanya dalam membangun komunikasi secara bersama sekaligus ajang buka puasa bersama,” ungkap Joko. (*/Asr)

#Rilis/Azhari.