AAS  Bicara Blak-Blakan Soal Nasdem di Pileg 2019, Begini Katanya..!!

 

MAMUJU, POROSSULBAR — Ketua komperwil DPP Partai NasDem yang juga mantan Gubernur Sulbar dua periode, Anwar Adnan Saleh yakin partai NasDem bisa masuk dalam 3 besar di Pileg 2019.

Menurutnya, partai Nasdem ini adalah partai baru, kemudian kemunculannya di luar dugaan orang, setelah Habsi Wahid menjabat ketua dan saya bergabung ke DPP. Sehingga banyak orang-orang yang ingin bergabung bersama partai Nasdem.

“Saat ini ada yang membedakan partai Nasdem dengan partai lain yang ada khususnya di Sulbar.

Dimana ada beberapa partai kesulitan mencari yang namanya Bacaleg, sementara di satu sisi ada partai baru yakni partai Nasdem justru kelebihan dalam daftar Caleg yang akan di usungnya,” kata Anwar Adnan Saleh, Jumat (13/7/2018).

“Disinilah peran Bappilu yang ada di partai Nasdem, dibawah kendali ketua DPW bagaimana untuk melakukan itu dengan baik, sehingga tidak menimbulkan kekecewaan adanya beberapa Caleg yang tidak terakomodir dibawah kendali ketua DPW,” sambungnya.

Anwar juga menyebutkan, walau ada permintaan langsung ketua umum Bapak Surya Paloh untuk Nasdem di 2019 ini, kita butuh kursi baik di DPR-RI, DPRD Provinsi dan di DPRD Kabupaten.

“Untuk DPR-RI kita target masuk dalam 3 besar dari posisi nomor satu, hingga nomor 3, syukur-syukur Nasdem bisa masuk dalam urutan ke 2 dan tidak di ururtan ke 3.

Termasuk di Sulbar dan beberapa wilayah yang ada di Sulawesi. Nasdem menargetkan posisi ketua. Nah, mendengar hal ini orang berlomba-lomba untuk masuk di partai Nasdem untuk menjadi Caleg,” ujar Anwar.

Lanjut dikatakan, Anwar partai Nasdem mempunyai parameter, yang tentunya melihat siapa yang punya potensi untuk mendapatkan suara untuk bisa lolos dalam mendapatkan kursi, dan inilah tugas dari Bappilu.

“Poinnya ketua umum hanya ingin mau kursi, soal siapa yang akan maju menjadi Caleg mestinya betul-betul yang mampu meraih kursi, baik di tingkat DPR-RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/kota yang ada,” ucap Anwar.

Anwar menambahkan, soal target partai Nasdem di pemilu 2019 ini, dirinya telah menyampaikan kepada jajaran pengurus partai Nasdem baik di tingkat Provinsi hingga ke tingkat pengurus daerah, bahwa sebagaimana perintah ketua umum yang ingin partai Nasdem masuk dalam 3 besar di Pileg 2019 ini.

“Nasdem ini butuh kursi, bukan hanya di pusat saja, karena kalau di pusat Nasdem sudah jelas. Olehnya itu Provinsi dan Kabupaten pun itu harus menjadi target partai Nasdem,” kata Anwar lagi.

Terkait adanya kisruh di tubuh partai Nasdem Sulbar, dimana adanya sejumlah kader partai yang lompat ke partai lain, kembali ketua Komperwil Sulbar, Anwar Adnan Saleh, mengatakan itu tidak jadi masalah, bahkan kata Anwar, dipusat saja kurang lebih ada 30 anggota yang kini duduk sebagai anggota DPR-RI yang ingin pindah ke partai Nasdem.

Disinggung soal kelebihan Caleg yang ada di partai Nasdem, Anwar kembali mengatakan, dalam posisi kelebihan itulah, peranan bappilu dan DPW yang berperan dalam melakukan seleksi, antara yang sudah masuk dan yang belum masuk, mana yang paling layak, paling berpotensi yang penting syarat formal terpenuhi dan memiliki basis yang ada, maka itu yang harus menjadi prioritas partai Nasdem. Buat apa dia jadi anggota DPR kalau hanya datang, duduk, diam dan mengantuk saja, sementara tugas DPR itu jelas.

“Jujur ada beberapa yang menyampaikan ke saya, bahwa kami kewalahan untuk mencoret daftar Caleg yang akan di usung partai Nasdem. Kalau saya melihat keterpilihannya sangat kecil sekali , sementara ada Caleg yang dianggap mampu meraup suara, kenapa tidak kita akomodir,” ungkap Anwar Adnan Saleh.(**)