MAMUJU, POROSSULBAR – Kepengurusan Karang Taruna Sulawesi Barat masa bhakti 2017 – 2022, akhirnya resmi dikukuhkan oleh Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar yang berlangsung di Hotel Pantai Indah Mamuju, Jumat (9/3).

Acara pelantikan pengurus karang taruna Sulbar ini, turut hadir disaksikan sekjen pengurus karang taruna pusat, Deden Siradjuddin, Sekprov Sulbar, Drs. H. Ismail Zainuddin, Wakil Bupati Mamuju, Irwan SP Pababari serta beberapa pejabat pemprov Sulbar lainnya.

Ketua pengurus karang taruna Sulbar, Ahmad Istiqlal Ismail menyampaikan, bahwa pengurus karang taruna yang baru saja dikukuhkan merupakan representasi pemuda yang kreatif, inovatif yang siap bekerja dan berkarya untuk kepentingan daerah.

“Pengurus karang taruna ini akan menjadi mitra strategis pemerintah dalam mengatasi persoalan kesenjangan sosial yang terjadi di masyarakat, “ujar Istiqlal.

Berdasarkan data pada Dinsos Sulbar, ada 26 persoalan kesenjangan sosial yang di alami masyarakat sekarang ini, seperti fakir miskin, anak terlantar, penyandang disabilitas, penderita HIV / AIDS dan beragam permasalahan lainnya.

Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar dalam sambutannya menyampaikan, permohonan maaf jika proses pelantikan ini molor dari jadwal, dikarenakan padatnya jadwal acara.

“Hari ini jadwal acara begitu padat dan lusa saya akan bertemu dengan KPK. Tugas yang padat ini bagian tugas kami selaku pemerintah, ”katanya.

Pengurus karang taruna kata dia, memiliki posisi penting dalam mengisi dan melaksanakan tugas permasalahan sosial yang di hadapi masyarakat.

”Masalah warna baju karang taruna bukan soal. Harus bisa dibedakan kontes politik dan organisasi sosial, “tutup ABM, Gubernur Sulbar ini. (*/Asr)