Aksi Heroik Nelayan Selamatkan Nyawa Tiga Pelajar Tersapu Ombak

 

MAMUJU, POROSSULBAR — Tiga orang pelajar dari Sekolah Menengah Atas Negri (SMAN) 1 Mamuju, nyaris saja meregang nyawa setelah terseret derasnya arus ombak pantai kota Mamuju.

Namun aksi heroik dua orang nelayan menggunakan perahu ketinting berhasil menyelamatkan ketiga pelajar ini dari ganasnya arus dan ombak.

Ini bermula dari belasan pelajar dari SMAN 1 Mamuju yang sedang bermain bola di bibir pantai kota Mamuju di jalan arteri, Senin (11/2/2019).

Setelah bermain bola, pelajar ini kemudian lanjut dengan berenang di pinggir pantai.

Namun salah satu pelajar bernama Faris (17) kemudian malah terseret arus deras dan membawanya ke tengah laut sekitar kurang lebih 400 meter dari bibir pantai.

Melihat Faris terseret arus ke tengah laut dan meminta tolong, temannya yang juga pelajar SMAN 1 Mamuju, Rafli Alfandi (18) dan Ifan Tomoto (17) langsung berenang mencoba menolong Faris yang semakin jauh terbawa ke tengah laut.

Naas bagi Rafli dan Ivan, derasnya arus dan gelombang yang tinggi juga menyeret keduanya ke tengah laut dan sulit lagi kembali ke bibir pantai.

Kemudian warga yang melintas dan melihat kepanikan dari beberapa pelajar yang lain kemudian langsung respect dengan membantu ingin menolong ketiga pelajar tersebut yang terseret arus dan kurang lebih sudah bertahan selama 20 menit di tengah laut.

Namun lagi-lagi derasnya arus dan tingginya gelombang, membuat sekitar 20 orang masyarakat yang menolong tidak bisa menggapai ketiganya.

Saat ini ketiga pelajar yang berhasil diselamatkan tersebut masih dirawat di rumah sakit Bhayangkara Hoegeng Imam Santoso Polda Sulbar.

Saat ditemui laman ini di RS Bhayangkara, salah satu pelajar yang berhasil diselamatkan mengucapkan terima kasih kepada kedua nelayan yang telah menyelamatkannya dari derasnya arus dan ombak yang hampir merenggut nyawanya.

”Saya berterima kasih sekali dengan nelayan yang telah menyelamatkan saya dengan sigap menggunakan perahu katintingnya,” ujar Rafli.

Ketiga korban yaitu Rafli, Faris dan Ifan adalah pelajar dari SMAN 1 Mamuju beralamat masing-masing di BTN Manakarra, Jalan Kurungan Bassi dan jalan Ambo Caca, Kabupaten Mamuju Provinsi Sulawesi Barat. (R46)