MAMUJU, POROSSULBAR – Kunjungan salah satu eks pemain senior sepakbola PS Manakarra di kota Mamuju, Muhammad Nur, yang merupakan putra asli desa Sumare Mamuju dan sudah cukup lama merantau ke Kalimantan.

Kehadirannya beberapa hari ini di Mamuju, kemudian di isi dengan menggagas melakukan pertandingan persahabatan antara Tim kesebelasan All Star Manakarra yang di isi pemain-pemain eks PS Manakarra yang pernah bermain Tarkam bersama di berbagai daerah, termasuk pulau Kalimantan.

“Melawan Tim Poras Sumare, selaku tuan rumah, di Lapangan sepakbola Parundang desa Sumare Kec Simboro Kab Mamuju, yang skornya berakhir dengan keunggulan Tim All star Manakarra 3 – 1. Minggu [18/2/18] pukul 16.00 wita.

Tim All Star Mamuju, di Lapangan Parundang desa Sumare Kecatan Simboro Mamuju

“Sebelum kick off di mulai, sambutan oleh M. Nur, yang merupakan penggagas ajang ini didampingi Kepala desa Sumare, menyampaikan bahwa Adapun tujuan dilaksanakannya pertandingan ini adalah tidak ada maksud selain silaturrahim dan persahabatan, bukan mencari sapa yang kuat atau sapa menang. Juga tidak ada misi politik di dalamnya, “tegasnya. Ditandai dengan penyerahan bola dari M. Nur kepada Kades Sumare.

Jadi ini semacam reunian saja, yang mana menurutnya kapan lagi kita bisa kumpul bersama, makanya timbul ide seperti ini, “jelas Nur, Eks pemain PS Manakarra era 90-an hingga 2000-an tersebut.

Kemudian pemain yang tergabung di Tim All star Manakarra ini, kolaborasi antara pemain senior dan junior, juga ada 2 (dua) orang pemain, yang bermain di PSM Makassar U-19, yakni Fajrin dan Yusuf. Selebihnya main di PS Manakarra dan Peluru FC.

Harapannya kedepan dengan adanya ajang ini, bisa mendapatkan pemain pemain dengan kwalitas bagus yang berasal dari Sumare dan bisa di lirik serta di rekrut oleh pelatih tim Manakarra yang kebetulan ada ikut bersama tim All star manakarra ini, “tutupnya. (*/Asr)