MAMUJU,POROSSULBAR – kabupaten Mamuju tengah ada kabupaten yang termudah di provinsi sulawesi barat yang di mekarkan dari kabupaten mamuju induk, namun sarana dan prasaran Pendidikan yang masih minim dan harus lebih di perhatikan oleh pihak Pemerintah khususnya Dinas pendidikan dan  Kebudayaan Provinsi Sulawesi Barat.

Legislator asal kabupaten davil Mamuju Tengah (mateng) Hj.Amalia Fitri SE.MM, mengatakan bahwa sarana dan prasarana sekolah-sekolah yang ada di mamuju tengah masih sangat minim, di karena kan masih banyak sekolah yang masih sangat membutuhkan ruangan kelas belajar (rkb) yang harus di perhatikan. Oleh pemerintah.

“Sarana dan prasarana pendidikan di Mamuju Tengah masih sangat memprihatinkan, dikarenakan masih banyak sekolah yang masih kekurangan ruangan, seperti SMA 1 Tobadak yang sampai saat ini ruangan kepala sekolah masih dijadikan tempat belajar mengajar, karena keterbatasan ruangan sehingga ruangan kepala sekolah dijadikan ruang belajar dan ini harus lebih di perhatikan oleh pemerintah provinsi karena sekolah menengah sudah menjadi kewenangan provinsi, ” kata Amalia fitri.

Selain itu, legislator asal Dapil Mamuju Tengah dari Partai Demokrat itu juga prihatin dengan kondisi pendidikan anak usia dini (PAUD) dan taman kanak- kanak (TK),  yang masih sangat kurang sehingga anak-anak yang masih berusia dini susah untuk mendapatkan pendidikan.

“Selain sekolah menengah atas, sekolah untuk anak-anak yang berusia dini juga harus di perhatikan oleh pemuda Mamuju Tengah karena masih dalam kewengannya, seperti di desa salubiro anak-anak yang ingin sekolah paus dan TK harus ke karossa sebab di sana masih kekurangan sekolah anak-anak, dan saya akan koordinasi dengan pihak pemda Mateng untuk dapat memperhatikan sekolah-sekolah yang ada di daerah pelosok anak-anak bisa mendapatkan pendidikan, ” terang Legislator Cantik asal Mamuju Tengah itu.

Laporan: Firdaus