Atas Kunjungan IKA Pimnas, Bupati Ibaratkan Sekprov Sulbar Bawa “Emas” ke Mamuju

 

MAMUJU, POROSSULBAR – Ikatan Alumni pelatihan kepemimpinan Nasional (Ika Pimnas) yang terdiri dari 25 orang pejabat eselon 1 pada berbagai Kementerian mengunjungi Provinsi Sulawesi Barat termasuk pula bertandang ke Pemerintah Kabupaten Mamuju.

Kedatangan mereka diakui salah satunya termotivasi atas keberadaan Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi barat Muhammad Idris, yang juga juga memiliki ikatan emosional yang kuat dengan IKA Pimnas.

“Kami datang ke Sulbar pertama kali ini, salah satunya harus diakui karena networking yang baik dari Bapak Sekda.

Olehnya kami ingin menjenguk beliau, dan sekaligus ingin membangun sinergi yang lebih baik antara pemerintah pusat dan daerah dalam kaitan RPJMN,” kata Winarni Dien Monoarfa yang ditunjuk sebagai perwakilan IKA pimnas.

Bupati Mamuju H. Habsi Wahid bahkan tak henti memuji sosok Muhammad Idris, Ia menilai kehadiran mantan kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) Makassar di Sulbar telah menjadi magnet terhadap peluang-peluang perkembangan dari luar, termasuk atas kunjungan IKA Pimnas.

Habsi dihadapan para Alumni IKA Pimnas dalam acara silaturahmi dan perjamuan di Sapota, Sabtu (31/8/2019) dengan terbuka mengatakan atas kunjungan yang dimotivasi oleh Sekda Provinsi Sulawesi Barat sesungguhnya adalah anugrah yang sangat besar bagi Mamuju.

“Betapa tidak dari 25 nama IKA Pimnas yang hadir hampir semuanya adalah orang-orang yang sangat berpengaruh terhadap posisi strategis daerah, sekaitan pengalokasian anggaran ke Daerah.

Jadi kedatangan Bapak Ibu dari IKA Pimnas ini, saya merasa pak Sekda telah membawa “emas” ke Mamuju,” papar Habsi.

Terpisah, Muhammad Idris mengaku sangat berbahagia atas kunjungan Ika Pimnas ke Sulbar, Ia berharap atas kehadiran para petinggi di kementerian tersebut akan membawa angin segar berupa kuota anggaran transfer pusat ke daerah dari berbagai segmentasi kementerian dapat lebih meningkat, dengan nada bergurau Idris mengakatakan sekiranya dirinya yang dijenguk dalam kondisi masih sehat tentu ada oleh-oleh yang akan di bawa oleh para Alumni IKA Pimnas ke Sulbar.

“Kalau dijenguk masih sehat ya kita berharap kuota kita bolehlah ditambah-tambah sedikit,” canda Idris.

Terlepas dari itu, salah seorang anggota IKA Pimnas, Ria sartika azahari yang merupakan Direktur pendapatan dan kapasitas keuangan daerah, Dirjen Perimbangan keuangan (DPK) Kementerian keuangan RI, saat memaparkan materi singkat menerangkan, dari total anggaran APBD secara Nasional tahun 2019 sebesar Rp 1,242,1 Triliun, dana transfer kedaerah mencapai Rp 862,8 Triliun, dari nilai ini jika dibagi habis kesemua Provinsi maka rata-rata akan mendapat Alokasi sekira Rp 15 Triliun, sedangkan Sulbar diakuinya telah mendapat porsi lebih yakni sekitar Rp 17-an Triliunan. (**)

#Hms.pemkab