MAMUJU POROSSULBAR –Badan kependudukan dan keluarga berencana nasional (BkkbN), Sulawesi Barat bekerjasama dengan Universitas Tomakaka Mamuju, mengadakan kuliah umum dengan tema “Revolusi Mental Berbasis Keluarga” di Aula Besar Universitas Totomakaka Mamuju. Senin 8/5/2017.

Dalam kuliah umum tersebut BkkbN Sulbar Menghadirkan narasumber sekaligus pemmateri yaitu Deputi Pelatihan,Penelitian dan Pengembangan BkkbN RI, Dr. Sanjoyo,M.Ec bersama Rektor Universitas Tomakaka, Syahril,S.Pd.I, M.Pd. Acara tersebut dihadiri ratusan mahasiswa beserta tamu undangan lainnya.

Rektorat Universitas Tomakaka, Syahril ,S.Pd.I, M.Pd. dalam sambutannya menuturkan rasa terima kasih kepada BkkbN atas partisipasi dalam memberikan kuliah umum dengan tema “Revolusi Mental Berbasis Keluarga”.

Lanjut Syahril, ia sangat mengapresiasi kinerja bkkbn menggelar kuliah umum sekaligus sosialisasi, yang wajib diikuti oleh mahsiswa/mahsiswi agar memahami apa itu hidup sehat jasmani, revolusi dan reformasi. Karena tidak bisa lepaskan dari pedoman jalan revolusi mental.

“Saya berpesan agar Mahasiswa Universitas Tomakaka bisa menyalurkan ide cerdasnya jika sudah lulus nanti bersama BkkbN untuk menekan angka kelahiran di Sulawesi Barat ini,” kata Syahril.

Dr.Sanjoyo dalam membawakan kuliah umum menerangkan bahwa perkembangan jumlah penduduk Indonesia semakin pesat. Sejak tahun 2011, Indonesia adalah negara berpenduduk terbesar ke-4 dunia, setelah Tiongkok, India dan Amerika Serikat.

Progam kependudukan dan KB, mencegah kematian ibu hamil dan bayi adalah tugas tutorial utama yang menjadi prioritas BkkbN. Kualitas SDM dan kemajuan bangsa, khusus di pendidikan yang belum merata.

BkkbN juga melakukan penyuluhan agar Masyarakat mampu berkompetisi ditingkat global, karena sekarang bangsa Indonesia telah dihadapkan dengan (MEAN).

“Revolusi mental adalah gerakan hidup baru, nilai – nilai revolusi mental yang dimasyarakatkan melalui integritas yg tetap terjaga, papar Sanjoyo.

Ia menambahkan perubahan mental positif dan negatif.seperti yg kita ketahui, revolusi mental dalam ahlak yang terpuji, seperti taat kepada tuhan, juga perlu kita fahami, niscaya kelak perubahan yang kita alami akan membuat kita sebagai pribadi baik dan penuh budi pekerti saya berpesan kepada generasi muda untuk mengaplikasikan gerakan Revolusi Mental dikehidupan sehari – hari demi menyongsong kehidupan yang lebih baik,” tutup Dr. Sanjoyo Deputi Pelatihan,Penelitian dan Pengembangan BkkbN RI.

 

Laporan: Aji/Farid Al-Jawani