BNN Sulbar Gelar Sosialisasi Narkoba di SMKN 1 Mamuju

MAMUJU, POROSSULBAR – Badan Narkotika Nasional (BNN) Sulawesi Barat menggelar Sosialisasi Narkoba kepada siswa-siswi dalam acara Pengenalan Lingkungan Sekolah (PLS) di SMKN 1 Mamuju, Selasa (10/7/2018)

“Sebagai bentuk pencegahan penyalahgunaan Narkoba sejak dini terutama di lingkungan sekolah.

Siswa siswi SMKN 1 Mamuju sedang mendapat Sosialisasi Tentang Bahaya Narkoba oleh BNN Sulbar, di Halaman SMKN 1 Mamuju

Menurut Anggota BNN Sulbar bagian Penyuluhan, Tino bahwa sosialisasi tentang Narkoba di sekolah-sekolah sangat perlu, mengingat bahwa salah satu target para pengedar Narkoba yaitu para anak sekolah.

“Kami dari pihak BNN Sulbar, sangat perlu kita melakukan pencegahan sejak dini, karena kalangan muda sangat rawan dikarenakan usia yang masih muda dan masih sangat labil, serta masih mudah terpengaruh dengan lingkungan.

Apa lagi sasaran dari pengedar Narkoba kebanyakan itu adalah generasi muda. Olehnya itu, kami mengajak seluruh pelajar atau kalangan muda untuk selalu menjaga diri agar terhindar dari obat- obatan terlarang,” pungkasnya.

Tino juga menambahkan, bahwa para generasi muda ini bisa menjadi informan. Ketika mendapatkan orang menyalahgunakan Narkoba, baik itu pengedar ataupun pengguna. Bisa di sampaikan kepada pihak BNN dan akan dilindungi.

Selain itu juga para generasi muda ini bisa menjadi sumber informasi bagi teman, saudara tentang bahaya Narkoba.

“Maka dari itu, sangat perlu melakukan sosialisasi kepada generasi muda, karena kalo generasi muda yang rusak, maka bangsa ini pun akan ikut rusak. Karena mereka adalah calon generasi penerus bangsa,” tegasnya.

Terkait hal tersebut, ketua panitia Pengenalan Lingkungan Sekolah, Irwan, S.Pd menjelaskan, bahwa pihaknya sengaja mengundang BNN ke sekolah untuk melakukan Sosialisasi agar para calon Siswa Baru SMKN 1 Mamuju tau bahwa Narkoba itu sangat berbahaya.

“Saya sangat berterima kasih kepada pihak BNN, karena sudah meluangkan waktunya untuk melaksanakan Sosialisasi Narkoba di SMKN 1 Mamuju. Dan perlu kita ketahui bersama bahwa siswa itu masih sangat labil dan masih sangat mudah terpengaruh klo kita lengah, maka siswa kita akan menjadi sasaran oleh para pengedar narkoba,” ungkapnya

Kemudian sekaitan dengan sosialisasi tersebut, akan dilakukan pencegahan lebih lanjut dengan cara membentuk Bidang Siswa Anti Narkoba dan akan di masukkan dalam program kerja OSIS.

“Mengenai kegiatan pencegahan di sekolah, kami akan selalu melakukan koordinasi dengan pihak BNN,” pungkas Irwan. (*/Asr)

#Lap//Irw