Buktikan Keseriusan Tingkatkan SAKIP, Pemkab Mamuju “Berguru” ke Kemenpan-RB

 

JAKARTA, POROSSULBAR – Membuktikan keseriusan dalam penyelenggaraan Sistem akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (Sakip), Pemerintah Daerah Kabupaten Mamuju “Berguru” dengan melakukan Coaching Clinik ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) di Jakarta, Kamis (23/1/2020).

Dipimpin Wakil Bupati H.Irwan SP Pababari didampingi Sekda H.Suaib, seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah bertandang ke Jalan Jenderal Sudirman Kapling 69 kantor Menpan RB.

Memanfaatkan kesempatan itu, Irwan Pababari mengapresiasi atas kesempatan yang diberikan oleh Kemenpan RB untuk setidaknya melakukan transformasi ilmu kepada jajaran pemkab Mamuju yang diakui masih kurang dalam aktualisasi Sakip.

“Olehnya ia berharap agar semua kepala OPD dapat segera melakukan pembenahan dan koreksi terhadap kinerja masing-masing sekembalinya dalam mengikuti Coaching clinik ini.

“Ini adalah sebuah sistem yang saling terkait, jadi keberhasilan itu bukan saja ditentukan oleh beberapa OPD yang menjadi Leading dalam manajemen kinerja.

Akan tetapi sangat ditentukan pula oleh komitmen yang tinggi dari seluruh OPD yang menjadi komponen dalam lingkup pemerintah Kabupaten Mamuju,” tegas Irwan.

“Ia akan senantiasa melakukan pengawasan secara berkala terhadap kinerja pemerintahan utamanya sekaitan dengan peningkatan Sakip lanjutnya.

Karena menurut Irwan target untuk mengangkat nilai hasil evaluasi Menpan RB bukanlah hal yang mustahil selama itu semua dilakukan dengan Team Work yang saling mendukung satu sama lain.

Lebih teknis politisi muda ini mengatakan dengan peningkatan Sakip Bappepan akan lebih mudah dalam mensinergikan kinerja OPD dalam mewujudkan target RPJMD.

Asisten Deputi Wilayah III Kemenpan RB Naptalina Sipayung menyambut baik atas upaya pemkab Mamuju dalam memperbaiki catatan-catatan dari Menpan RB atas evaluasi Sakip.

Yang secara teknis Outcomenya dapat membangun kesamaan persepsi OPD dalam memastikan integrasi sektor mewujudkan visi-misi kepala daerah.

“Lanjut ia mengharapkan melalui kegiatan tersebut akan terbangun budaya kerja dan mindset dalam mengoptimalkan pemanfatan anggaran demi kesejahteraan masyarakat. (**)