Bupati Mamuju Launching Germas & Car Free Day Di Anjungan Pantai Manakarra

MAMUJU, POROSSULBAR – Bupati Mamuju, Drs. H.Habsi Wahid, MM hari ini meresmikan gerakan masyarakat hidup sehat (Germas) dan melaunching Car Free Day di depan ratusan pengunjung anjungan pantai Manakarra, jalan Yos Sudarso Kab. Mamuju Prov. Sulawesi Barat. Minggu (16/12/2018).

Program gerakan masyarakat hidup sehat (Germas) yang digemakan Bupati Mamuju ini bertujuan agar kesehatan masyarakat lebih meningkat dan mampu melakukan aktivitas sehari-hari dengan lebih baik dengan cara berolahraga.

“Germas ini diprogramkan agar kemauan kita, keinginan kita semua, agar derajat kesehatan semua bisa meningkat. Sebab, jika kesehatan kita meningkat tentunya kita juga akan mampu melaksanakan aktivitas-aktivitas keseharian kita dengan lebih baik lagi, Saya kira tujuannya itu seperti itu.

“Karenanya kita akan membiasakan hidup sehat ini melalui satu kegiatan olahraga seperti apa yang kita laksanakan hari ini,” ujar Habsi saat memberikan sambutan pada kegiatan tersebut.

Sementara itu Car Free Day yang sudah lama disosialisasikan Pemkab Mamuju juga hari ini di Launching secara resmi dan menjadi program wajib setiap minggunya dijalan Yos Sudarso mulai dari depan d’Maleo hotel sampai dengan Mall Town Square (Matos).

“Hari ini juga kita akan melaunching Car Free Day (CFD), yakni di sekitar Anjungan Pantai Manakarra ini mulai dari Maleo sampai di depan Matos itu menjadi area carfreeday sebab Car Free Day yang selama ini kita lakukan masih belum formal, karena masih dalam bentuk sosialisasi dan ajakan.

Lanjut kata Habsi bahwa, mulai hari ini Pemerintah Kabupaten Mamuju telah bekerja sama dengan salah satu event organizer (EO) untuk mengurusi carfreeday setiap minggunya dan juga event organizer tersebut akan dikawal oleh beberapa media dari cetak, elektronik sampai media online agar pengembangan kegiatannya tetap bisa di pantau.

“Maka hari ini Pemkab Mamuju telah bekerja sama dengan salah satu event organizer untuk mengurusi acara car free day ini setiap Minggu.

“Oleh karena itu setiap kegiatan pementasan dan sebagainya harus melalui event organizer ini untuk mengurus segala kegiatannya,” tutup Habsi. (**)