MAMUJU, POROSSULBAR — Setelah jalan Sampaga – Dato tuntas dan menghabiskan anggaran sekitar 13 Milyar.

Untuk tahun anggaran 2019, Bupati Mamuju, H Habsi Wahid kembali kucurkan bantuan dana ke Kec Sampaga sebanyak 20 Milyar, untuk pembangunan jalan desa Kalonding, Losso dan Tanam Buah. Dan itu sudah dilakukan konsultasi bersama pemerintah pusat.

Hal tersebut, telah disetujui untuk memberikan Dana Alokasi Khusus (DAK) sekitar 70 Milyar lebih, dan 20 Milyar dari dana DAK itu akan kita alokasikan khusus ke Kec Sampaga untuk pembangunan jalan tiga desa.

Dihadapan seluruh masyarakat jelang berbuka puasa, Rabu, (23/5/18) di halaman Kantor Camat Sampaga, menjadi tempat berlangsungnya Safari Ramadhan kedua, setelah rombongan Bupati dan Wakil Bupati, sehari sebelumnya telah menyambangi Kec Tommo.

Di momen Safari Ramadhan kali ini, dijadikan Bupati dan Wabup sebagai ajang silaturahmi untuk saling menyapa satu dan yang lainnya, sebagai wadah untuk membangun komunikasi antara rakyat dan pemerintah agar lebih intensif.

“Jika pemerintah dan masyarakat tidak kompak tidak satu kebersamaan, maka tentu tidak akan ada hal yang mampu berjalan dengan baik.

Demikan juga persoalan keamanan, disini ada Dandim dan Kapolres bila mana ada hal-hal yang mencurigakan dengan adanya kondisi secara nasional yang tidak menguntungkan buat kita.

Seperti terorisme sampaikan segera kepada Dandim dan Kapolres, agar semua bisa turun mendeteksi sejauh mana perkembangan persoalan pengamanan dan ketertiban masyarakat yang ada di desa kita,” papar Habsi.

“Saya bersama Wakil Bupati, H. Irwan SP Pababari dengan sisa waktu dua tahun kami sampaikan, tentu masih ada hal yang belum kami lakukan sesuai dengan harapan, dan kami juga menyadari itu.

Bahwa dengan keterbatasan yang kami miliki, maupun yang dimiliki pemerintah daerah. Berupa anggaran yang belum cukup untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan di segala bidang.

Maka dimomen Ramadhan kali ini, kami sampaikan permohonan maaf, dan Insya Allah kalau diberi umur panjang kita akan terus bersama melakukan proses pembangunan untuk kepentingan rakyat,” lanjut bupati.

Menurutnya, Ramadhan tempat mendidik untuk peka melakukan perubahan dalam diri, untuk menjadi manusia yang taat terhadap pemerintah dan menjalin hubungan sesama masyarakat. (*/Asr)

#Hms/Moana.