Dampak Cuaca Ekstrim di Tapalang, Dinsos dan BPBD Gerak Cepat Turun Survey

 

MAMUJU, POROSSULBAR – Tidak menunggu lama, korban terdampak cuaca ekstrem yang terjadi akibat Air laut pasang dan angin kencang yang terjadi malam tadi di Kecamatan Tapalang dan Tapalang Barat.

Langsung mendapat reaksi cepat dari Dinas Sosial serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mamuju.

“Lewat arahan Bupati Mamuju H.Habsi Wahid yang ditindaklanjuti Sekretaris Daerah H.Suaib, sejumlah instansi teknis melakukan pertemuan di kediaman Sekda jl.Pengayoman, Minggu pagi (12/01/2020).

“Usai pertemuan singkat tersebut, semua perangkat teknis diperintahkan menuju ke lokasi.

Dan sekitar pukul 10:30 wita Kepala Dinas Sosial yang telah berada di titik terparah, memastikan telah menerima data sementara korban terdampak.

“Yakni 11 rumah warga rusak ditambah 1 sekolah juga mengalami nasib yang sama.

Via telepon seluler, Kepala Desa Taan kecamatan Tapalang, Rahmat Kasim mengatakan puncak kejadian terjadi pada pukul 17:30 jelang magrib.

“Air laut menerjang masuk ke rumah-rumah warga dan menyebabkan kerusakan, meski tidak terdapat korban jiwa.

Namun kondisi tersebut masih harus diwaspadai kata dia, olehnya ia bersama Camat, Babinsa ditambah BPBD dan Dinas Sosial menghimbau warga untuk sementara mengungsi ditempat yang lebih aman.

“Karena hingga berita ini diturunkan masih ada warga yang memilih bertahan dirumah mereka.

Kami akan lihat perkembangannya, karena cuaca sekarang tidak bisa diprediksi jadi harus diungsikan dulu,” pungkas Rahmat.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Mamuju, Lutfi Muis yang berada dilokasi memastikan telah mempersiapkan langkah taktis untuk memberikan bantuan kepada korban bencana.

“Sebagai langkah awal akan didirikan posko sementara untuk menampung warga di sekitar masjid desa Taan.

Selanjutnya seluruh tim akan melakukan survey ke desa lain hingga ke kecamatan Tapalang barat untuk di data dan dilakukan tindakan.

Selain oleh Kadis Sosial Lutfi Muis dan Kepala BPBD Mamuju Ali Rahman, tim juga didampingi Kepala BPKAD Budianto Muin, sehingga langkah yang dilakukan akan langsung terkorelasi lintas sektor.

Berikut nama pemilik rumah korban bencana cuaca ekstrem di Tapalang.

“Nama-nama warga yang rumahnya terdampak cuaca ekstrem di Tapalang, diantaranya, Amiruddin, Baharuddin, Fahri, Baharuddin S, Astar, Nu’mang, Muh.Sahid, Rasada’, Ukka, Baddu, Lukman, hingga Sekolah SDN Serang Desa Taan. (**)

#Hms.