Dibawah Pengaruh Miras, Lima Remaja Keroyok Oknum Brimob

MAMUJU, POROSSULBAR – Dua dari lima orang pelaku pengeroyokan terhadap salah satu oknum Brimob, yang terjadi di Jalan Soekarno Hatta, depan kantor GKN Mamuju sekitar pukul 15.12 Wita, Kamis (6/12/2018).

“Semalam telah diamankan pihak Polres Mamuju.

Dari keterangan pelaku yang telah diamankan, bahwa pelaku pengeroyokan berjumlah lima orang dengan inisial SF, lel. (19), IS, lel. (15), Gn, lel. (19), Jr, lel. (20), dan Hn, lel. (18), yang kesemuanya beralamatkan dilingkungan Sese, Kabupaten Mamuju.

“Dan sampai saat ini, ketiga pelaku lainnya masih dalam pengejaran Tim Polres “Metro” Mamuju.

Kasat Reskrim Polres “Metro” Mamuju, AKP Syamsuriansyah, mengatakan kronologis kejadian pengeroyokan pada saat korban mengambil sandal di penjahit sepatu Pasar Baru, Kelurahan Karema Mamuju, dan kembali pulang ke Asrama Brimob.

“Namun dalam perjalanan pulang korban di buntuti dan dipukuli dari belakang oleh sekelompok pelaku yang menggunakan sepeda motor, sehingga terjadi perlawanan yang berujung pengeroyokan.

Setelah kejadian itu para pelaku melarikan diri. Akibat dari perkelahian tersebut, korban mengalami memar pada pipi sebelah kanan dan luka cekik pada leher.

“Awalnya, akibat dari ketersinggungan dan para pelaku (Mabok) dibawah pengaruh Miras jenis ballo, dan akibat dari pengeroyokan tersebut, pelaku melanggar pasal 170 Ayat (1) Pidana dengan ancaman hukuman penjara selama 5 (Lima) tahun 6 (Enam) bulan Penjara,” jelas Syamsuriansyah.

Kasat Reskrim juga menghimbau agar ketiga pelaku lainnya, agar (kooperatif) menyerahkam diri secepatnya untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

“Saya mehimbau kepada pelaku yang belum tertangkap untuk segera menyerahkan diri secara baik-baik, dan kepada pihak keluarga pelaku untuk membujuk pelaku menyerahkan diri kepada pihak kepolisian atau menelepon polisi memberitahukan dimana keberadaannya untuk kami jemput,” tutup Akp Syamsuriansyah. (*end)