DPRD Minta Tim Gugus Telusuri Riwayat PDP Covid-19 Kalukku

MAMUJU, POROSSULBAR – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mamuju, Ado Mas’ud meminta tim gugus tugas Covid-19  menelusuri riwayat kontak fisik pasien dalam pengawasan (PDP), yang meninggal dunia di Kalukku, Selasa (14/4/2020).

Menurutnya, data itu perlu agar masyarakat dapat menjaga diri dari penularan pandemi tersebut. Apalagi, PDP asal Kalukku baru tiba dari Yogyakarta.

“Kita semua berharap yang bersangkutan ini tidak positif. Tapi ada baiknya kalau tim gugus segera menelusuri riwayatnya, apakah ada kontak fisik dengan orang lain, siapa yang pernah bersentuhan? Itu harus diketahui,” kata Ado.

Sebagai representasi masyarakat Kalukku di legislatif, dirinya merasa harus menyampaikan hal tersebut kepada tim gugus tugas Covid-19 Mamuju.

Dari informasi yang dihimpun wartawan, PDP yang meninggal tersebut berinisial MI. Dirinya baru tiba dari Yogyakarta setelah mengikuti salah satu pelatihan, sekira tiga minggu lalu.

MI menitip barang bawaan di Kalukku, kemudian langsung ke Mamuju tepatnya di BTN Puri Mutiara 3 untuk melakukan isolasi mandiri.

Tanggal 12 April 2020, MI merasa kepala sakit dan memutuskan ke RS Mitra menggunakan Grab. Keesokan harinya ia dirujuk ke RS Regional Sulawesi Barat.

“MI dinyatakan meninggal dunia tanggal 14 April sekira pukul 07:00 Wita di RS Regional. Jenazah MI kemudian dibawa ke Kalukku untuk dimakamkan sesuai prosedur tetap (protap) Covid-19. (**)