DPRD Sulbar Koordinasi Dengan Tim KPK

 

MAMUJU, POROSSULBAR — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulbar menggelar rapat kordinasi (rakor) dengan tim KPK wilayah VIII, di ruang rapat pimpinan DPRD Sulbar, Kamis (16/5/2019).

“Rapat yang berlangsung tertutup ini dipimpin oleh Ketua DPRD Sulbar, Amalia Fitri Aras dan dihadiri oleh hampir seluruh anggota DPRD Sulbar.

Secara umum, Rakor ini membahas hal yang terkait perencanaan penganggaran dan keuangan Pemprov Sulbar.

Amalia Fitri Aras kepada wartawan mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi kunjungan tim KPK ke DPRD Sulbar.

“Kami sangat mengapresiasi KPK sudah mau berkunjung. Kita tetap memohon arahan dan bimbingannya supaya Sulbar ini benar-benar zero korupsi. Arahan KPK tentu akan menjadi prioritas dalam pembahasan anggaran,” kata putri Bupati Mateng ini.

Sejumlah isu penting dibicarakan dalam rapat kordinasi tersebut, termasuk soal independensi ULP Sulbar, upaya Inspektorat yang bakal menjadi lembaga vertikal dan sejumlah rekomendasi DPRD Sulbar pada LKPJ gubernur 2018.

Amalia berharap hasil Rakor tersebut nantinya akan menjadi acuan Pemprov Sulbar dalam menata sistem perencanaan dan penganggaran pada APBD Sulbar tahun 2020 mendatang. karena itu, DPRD dan pemprov harus duduk bersama membahas hal ini.

“Setelah ini tentu kita akan kembali duduk bersama dengan pemprov, terutama dengan tim TAPD. Duduk bersama itu penting agar pemahaman kita bisa sama,” jelas politisi Partai Demokrat ini.

(*Adv-DPRD.Sulbar)