MAMUJU,POROSSULBAR – Pemerintah Kabupaten Mamuju berencana membangun gedung pelayanan tanggap terpadu di tahun 2018 mendatang, Hal itu disampaikan langsung Bupati Mamuju, Habsi Wahid saat menggelar Press Rilis Akhir Tahun Pemkab Mamuju.

Gedung tersebut rencananya bakal menggabungkan sejumlah satker dan OPD yang terkait dengan pelayanan tanggap darurat. Salahsatu tujuannya untuk memberikan pelayanan yang sigap terhadap masyarakat yang mengalami musibah atau bencana.

Ket.Foto: Bupati Mamuju H.Habsi Wahid Didampingi Wakil Bupati Mamuju H.Irwan SP Pababari Saat Melakukan Press Releasea Akhir Tahun 2017 Di Kantor Bupati.

“Kita akan gabungkan tenaga Medis PSC 119, ambulans gratis dari dinkes, pemadam kebakaran, unit Dalmas dari Satpol PP, Tagana dinsos serta BPBD didalam satu gedung dengan nomor pelayanan 119,” ungkap Habsi Wahid, Jumat 29 Desember.

Rencananya gedung tersebut bakal dikebut penyelesaiannya pada tahun 2018 dan segera beroperasi melayani masyarakat yang membutuhkan.

“Kita sediakan anggaran Rp 4 miliar tahun depan untuk pendirian bangunan tersebut, program pengadaannya setahun jadi ditahun 2018 diharapkan dapat segera melayani masyarakat,” tambah Habsi.

Adapun lokasi pendiriannya bakal menggunakan aset Pemkab Mamuju yang berada di samping gedung Bank Pembangunan Daerah (BPD) Sulselbar.

“Rencananya gedung Samsat saat ini akan kita bongkar dan renovasi menjadi gedung pelayanan itu,” tandas Habsi.

Laporan: Farid Al-Jawani