Gema PUS Siap Bantu Pemda Mamasa Dalam Penanganan Covid-19

 

MAMASA, POROSSULBAR – Pemaparan pemerintah daerah dibeberapa media, di hari-hari yang lalu menyampaikan bahwa Pemda telah menyiapkan anggaran sebesar 7 Milyar untuk penanganan pandemi covid-19 di wilayah Kab Mamasa.

“Kami tegaskan agar Pemda Kab Mamasa dalam pengelolaan anggaran tersebut memegang prinsip kehati-hatian dan tetap dapat mempertanggungjawabkannya, sehingga pelaksanaan atau realisasi anggaran tersebut tepat sasaran.

Kami mengharapkan agar Pemda dan Tim Gugus Tugas covid-19 Kab Mamasa seyogyanya terbuka dan transparan dalam merealisasikan anggaran tersebut.

“Gema PUS (Pitu Ulunna Salu) Makassar telah menyampaikan kepada Pemda Kab Mamasa, pada tgl 22 april 2020 yang berlangsung di Aula mini, bahwa siap menjadi mitra pemerintah dalam penanganan dampak pandemi covid-19 dan tentu juga akan selalu mengontrol dan mengawasi pelaksanaan atau realisasi agar tepat sasaran.

Kami menganggap bahwa pelaksanaan atau realisasi anggaran rentan disalahgunakan. Olehnya itu baik internal Pemda Kab Mamasa sendiri maupun masyarakat agar sama-sama mengawasi penggunaan anggaran ini.

“Doni Kumala Putra selaku ketua Gema PUS juga menyayangkan adanya pelarangan Pers/ media meliput beberapa kegiatan Pemda dan Tim Gugus Tugas Covid-19 Kab Mamasa terkait pembahasan program penanganan dampak pandemi covid-19 di wilayah Kab Mamasa.

“Jika hal tersebut terus berlanjut, maka ini terkesan bahwa Pemda dan Tim Gugus Tugas covid-19 Kab Mamasa sengaja menutup-nutupi, ada apa? “pungkas Doni.

Media adalah salah satu sumber informasi yang terpercaya, dan ini akan membantu masyarakat dalam mengakses apa saja yang dilakukan Pemerintahnya,” kata Doni saat dihubungi lewat sambungan telepon selulernya.

“Doni pun berharap harusnya Pemda Kab Mamasa menjadikan media sebagai parnert dalam roda pemerintahannya, sehingga prinsip keterbukaan atau transparansi benar-benar dilaksanakan.

Melalui ini juga kami sampaikan bahwa, masih banyak Mahasiswa dan pekerja yang berasal dari Kab Mamasa yang berada di Makassar dan tidak pulang kampung untuk mengindahkan himbauan pemerintah.

Dan lagi di wilayah makassar akan segera dilakukan PSBB pada tanggal 24 April, waktu yang telah ditetapkan. Kami yakini akan berdampak pada kelangsungan hidup mereka.

“Olehnya itu kami harapkan sekiranya Pemda Kab Mamasa benar-benar terbuka hatinya untuk membantu. Sesegera mungkin kami akan merampungkan datanya dan menyampaikan kepada Pemda Kab Mamasa. (**)

#Jupran