Perhatian H. Aras Tammauni Demi Pembinaan dan Pengembangan Olahraga, Khususnya Catur Adalah Angin Segar Bagi Kemajuan Catur Di Sulawesi Barat

 

GM Utut Adianto Bersama Legislator DPR RI Arwan Aras Bakal Buka Kejuaraan Catur Aras Tammauni Cup

MAMUJU, POROSSULBAR – Jelang pelaksanaan turnamen catur H. Aras Tammauni Cup 2020 sejumlah persiapan telah dimaksimalkan oleh panitia pelaksana Black Horse Chess Club.

“Nurhadi ketua Black Horse sebagai organizing comitee event mengungkapkan, bahwa sejauh ini telah melakukan persiapan yang matang untuk mensuksekan turnamen catur terbesar di Sulawesi Barat ini.

Yang di sponsori oleh salah satu pembina olahraga khususnya catur di Sulbar H. Aras Tammauni yang juga merupakan Bupati Mamuju Tengah,” terang Nurhadi.

“Obsesinya selama ini untuk berpartisipasi dalam pengembangan potensi atlit catur Sulbar cukup besar hanya saja selama ini terkendala di anggaran.

Namun dengan kegigihan dan kerja keras akhirnya berbuah manis dengan adanya respon baik dari Bupati Mateng untuk mensponsori secara penuh kejuaraan yang di gagasnya bersama teman- teman di Black Horse bekerjasama dengan Pengprov Percasi Sulbar.

Diluar dugaan, ternyata respon H Aras Tammauni terhadap anggaran proposal yang diajukannya dinilai kecil, yang tidak sebanding dengan prestasi cabor catur selama ini baik dikancah lokal maupun Regional bahkan meloloskan atlit catur Sulbar pada PON 2020 di Papua.

“Lebih jauh Nurhadi menjelaskan bahwa pihaknya sudah mendapatkan kepastian dari pengurus Percasi Sulbar tentang rencana kehadiran Ketua Umum PB Percasi, Bapak Grand Master Utut Adianto ke Mamuju yang diperkirakan akan hadir melantik dan mengukuhkan Pengurus Provinsi Percasi Sulawesi Barat masa bakti 2019-2023.

Dikatakan pembukaan kejuaraan akan dibuka secara resmi oleh Ketum PB Percasi GM Utut Adianto dan didampingi H. Aras Tammauni sebagai sponsor utama.

“Selain itu dipastikan sejumlah legislator DPR RI bakal hadir mendampingi GM Utut Adianto ke Mamuju, salah satunya Arwan Aras politisi PDI-P dapil Sulbar,” sebutnya.

Penyelenggaraan kejuaraan catur ini diharap menjadi motivasi tersendiri dalam upaya mempopulerkan olahraga catur di Sulbar. Selain itu dapat memicu kehadiran sponsor- sponsor lainnya,” harapnya.

Juga menjadi ajang bagi atlit-atlit muda potensial Sulbar menjajal para atlit dari luar seperti dari Makassar, Palu bahkan atlit handal dari Jawa, Kalimantan dan Sumatera.

Menurut Nurhadi, peserta yang bakal mengikuti kejuaraan catur ini tidak dibatasi jumlahnya, berapapun peserta yang mendaftar tetap diterima namun menyesuaikan dengan waktu pertandingan selama 3 hari.

Namun tetap ditargetkan bakal diikuti oleh 300-an peserta yang dibagi dua kategori yaitu kelompok umum Non-Master menggunakan sistim swiss 9 babak, catur cepat 30 menit dan kelompok Junior U-18 ke bawah, dengan Total Hadiah senilai 40 juta rupiah.

“Adapun pemenang kategori umum mendapat uang pembinaan sampai 20 besar, dimana Juara pertama memperoleh hadiah 7 juta, juara kedua 5 juta dan pemenang ketiga 2,5 juta hingga juara terakhir sebanyak 300 ribu rupiah.

Sementara untuk kelompok junior juaranya hanya 3 besar saja yaitu juara 1 memperoleh 3 juta rupiah, juara kedua 1,5 juta rupiah dan ketiga 1 juta rupiah,” ungkap Nurhadi kepada laman ini, Senin (30/12/2019).

Sebagai rangkaian kejuaraan, panitia pelaksana bakal menggelar Catur Simultan berhadiah melawan Master Fide Sofyan Djafar.

“Dan bagi yang mampu mengalahkan sang master akan mendapatkan hadiah khusus dari panitia,” tandas Nurhadi, pria yang akrab disapa Kaco pute ini.(Rls)