MAMUJU,POROSSULBAR – Bupati Mamuju H. Habsi Wahid (HW) berharap pada masa- masa yang akan datang Mamuju ini akan menjadi salah satu wisata Religius, bayangkan saja jika dari 100 desa dan kelurahan di Mamuju satu TPA (Taman Pendidikan Al-Qur’an) bisa menkhatamkan sekitar 100 santri setiap tahunnya makan bayangkan, setiap tahunya ribuan santri di Kab. Mamuju kita tamatkan, itu harapan untuk masyarakat Mamuju, menjadi masyarakat Qurani. Harap, Bupati Mamuju saat memberikan sambutan pada acara Maulid dan Khatam Al- Qur’an di TPA/TPQ NUN WAL- Qalam Binangan Mamuju. Kamis kemarin.

Habsi wahid yang saat ini masih menjabat sebagai Ketua Lembaga Pengembangan Tilawati Quran (LPTQ) juga memberikan apresiasi dalam pelaksanaan khatam Quran karena pada visinya, HW ingin masyarakat Mamuju menjadi masyarakat Qurani.

Lanjut, kemudian kami bermunafasah, dimana saat itu kita berkerja sama dengan Dinas Pendidikan, Departemen Agama dan Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) dari munafasah itu tenyata sangat memperihatinkan hanya 40% anak – anak dari tingkat SD sampai SMA mampu membaca Al- Qur’an dan ini merupakan tantangan para orang tua pada masa mendatang, Tukasnya

Sejalan dengan programnya Bupati Mamuju yang dilantik pada 17 Februari 2016 ini, juga mneyampaikan bahwa akan membuat papan pengajian Al- Qur’an dengan merekrut tenaga guru pengaji dan akan di gaji oleh Pemerintah, itu keinginannya dalam lima tahun kedepan.

“untuk orang tua mari kita memberikan tuntunan kepada anak- anak agar lebih perhatian mengarahkan anak belajar Al- Qur’an, bahwa kita akan melahirkan generasi – generasi Al – Qurani pada masa- masa yang akan datang setidaknya, ada cial bakal membentuk anak – anak kita menjadi manusia Qurani pada masa yang akan datang.” Pungkasnya.

Pada acara tersebut hadir pula Asisten II Bidang pembangunan Pemkab. Mamuju, KUA Mamuju dan Ustadz Dahri, para Santri TPA/TPQ NUN WAL- Qalam Binangan Mamuju dan masyarakat Setempat yang ikut menyaksikan Khatam Al- Qur’an. (frd/*).