MAMUJU, POROSSULBAR – Hadir di kegiatan penanaman Rumah Ikan Wakil Bupati Kabupaten Mamuju, Irwan Pababari bernostalgia mengingat masa kecilnya pada era tahun 80-an.

Dalam kesempatannya Irwan Pababari, menceritakan tentang kisah tahun 90-an, dan ia mengaku keberadaan ikan besar dapat dilihat dari atas dermaga, tempat pelelangan ikan yang saat itu masih menggunakan jembatan kayu.

“Bayangkan kalau itu masih ada, kalau kita ke pulau karampuang sering diikuti lumba-lumba, kita melihat ikan-ikan besar dari atas, bayangkan berapa wisatawan yang akan berkunjung kesini, pasti Pulau Karampuang akan menjadi luar biasa,” ucap Irwan Pababari, di Pulau Karampuang, Sabtu, 28/04/18.

Selain itu ia juga menambahkan, terkait tanggung jawab untuk menjaga lingkungan dan merawat laut, di butuhkan keterlibatan semua pihak, dan bukan cuma pemerintah saja.

“Termasuk menjaga rumah ikan yang baru saja ditanam diperairan depan dermaga wisata karampuang sebanyak 10 unit agar ekosistem laut dapat bertahan dan terjaga,” tutupnya.

Sementara itu Kepala Stasiun Karantina Ikan Prov Sulawesi Barat, Abd Rohman mengatakan bahwa hal tersebut bertujuan memberikan contoh kepada masyarakat agar dapat melindungi ikan-ikan atau memberi kesempatan ikan tumbuh.

“Kemudian, Karampuang terpilih menjadi tempat penanaman rumah ikan tersebut sebab merupakan daerah wisata yang harapannya dapat menaikkan nilai dari wisata karampuang itu sendiri,” ucap Abd Rohman.

Selain itu ia juga menambahkan, terkait sistem pengawasan dari rumah ikan tersebut, setiap bulannya akan dilakukan monitoring.

“Jangan sampai rumah ikan yang sudah kita tanam rusak tanpa diketahui,” tutupnya. (*/Asr)

#Hms.Dian H#