Harga Sawit Anjlok, HMI Cabang Manakarra “Demo” di DPRD Sulbar

 

MAMUJU, POROSSULBAR – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Manakarra menggelar Aksi Damai di depan Kantor DPRD Sulbar dalam memperingati Momentum Hari Anti Korupsi. Senin (10/12/2018).

Ketua HMI Cabang Manakarra, Sopliadi menjelaskan, melihat situasi sosial di provinsi Sulawesi Barat akan terjadi pembunuhan Massal terhadap Masyarakat terbukti sejak anjloknya harga sawit  yang begitu murah sampai bulan Desember berkisar Rp 776 / Kilogram.

Sehingga Fenomena ini kemudian akan mencekik rakyat kecil yang ada di sulbar pada umumnya . Polemik turunnyaharga sawit sudah berdampak besar terhadap masyarakat petani yang ada di daerah sulawesi barat.

Disisi lain kebijakan pemerintah terhadap permasalahan ini, kami menganggap tidak ada masalah serius bahkan situasi seperti ini mereka seakan menutup mata dalam permasalahan ini. Semestinya pemerintah harus bertanggung jawab penuh atas masalah ini,” ungkap Sopliadi.

Sejak Tahun 2016 lalu kami telah mendorong permasalahan ini kepada pemerintah untuk mendorong penetapan Harga Tandang Buah Segar (TBS).

Pemerintah harus membuat peraturan daerah, membuat Regulasi penetapan harga sawit untuk diatur oleh pemerintah provinsi sulawesi barat, sementara saat itu sudah dirapatkan di DPRD Sulbar bahkan pansus sudah terbentuk, tapi kemudian sampai hari ini tidak ada satupun Perda yang keluar .

Adapun tuntutan massa Aksi kali ini :

1. Meminta kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dalam hal ini DPRD Sulawesi Barat agar segera membuat peraturan Daerah yang mengatur tentang penetapan harga TBS.

2. Anggota DPRD Harus bertanggung jawab atas pembahasan Perda yang dibuat, tapi sampai hari ini satupun Perda tidak pernah lahir.

3. Mempertanyakan perjalanan Dinas Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dan DPRD Sulbar yang terlalu banyak mengeluarkan Anggaran.

“Salah satu anggota DPRD Provinsi Sulbar menemui maksa aksi, Rayu dari fraksi PDIP  berjanji akan menindaklanjuti tuntutan para mahasiswa dari HMI akan segera memanggil Gubernur dan melakukan rapat untuk tindak lanjut pembuatan Perda untuk penetapan harga TBS, dan rencanya Minggu ini,” tegas Rayu.

Kegiatan Aksi yang berlangsung di depan kantor DPRD Sulbar tersebut di jaga ketat aparat kepolisian Polres Mamuju Gabung Satpol PP Provinsi Sulbar dan Aksi berlangsung aman hingga selesai. (**)