Ibnu Munzir : Jokowi-Ma’ruf Masih Unggul di Sulbar

 

MAMUJU, POROSSULBAR Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 1 (Satu), Jokowi Widodo dan Ma’ruf Amin dipastikan menang dalam pertarungan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019, baik skala Nasional maupun skala daerah Provinsi Sulawesi Barat.

Hal tersebut disampaikan oleh wakil Ketua Komisi V DPR RI, Drs. H. Ibnu Munzir saat menggelar Konfrensi Pers di Posko Pemenangan Jokowi-Ma’ruf Amin, Jalan Jendral sudirman, Simboro, Kec. Simboro, Kab. Mamuju, Jumat (15/02/19).

Dikatakan, jika tidak ada kejadian luar biasa, Jokowi masih akan terpilih sebagai Presiden yang kedua kalinya. Pernyataan tersebut disampaikan berdasarkan rata–rata data survey secara Nasional, Jokowi-Ma’ruf Amin masih unggul sekitar 20 persen atau selisih 20 digit.

Menurutnya, khusus di  Sulawesi Barat, Jokowi juga di nilai masih unggul untuk memenangkan Pilpres, sebab pada Pilpres yang lalu Jokowi-JK memperoleh suara sekitar 73 persen, maka Pilpres kali ini di target akan melebihi dari itu.

“Jika kemarin kita dapat 73 persen, ya minimal kita dapat 73 persen kembali. Kalau harapan kita jauh lebih naik atau jauh lebih bagus,” terang Ibnu.

Selain itu, salah satu keunggulan Jokowi adalah program yang diterapkan secara keseluruhan selama kepemimpinannya sudah terbukti berhasil. Adapun yang dianggap belum, tentu sudah selayaknya sebagai manusia biasa.

Terlepas dari itu, Jokowi juga di nilai akan menang di Sulbar, karena ia merupakan sosok Demokratis sejati dalam berbagai hal kebijakan maupun pembangungan, serta bukan sekedar omongan, akan tetapi di buktikan dengan hasil kerja nyata.

“Jika Orde Baru jatuh karena demokrasi. Pada saat itu orang menuntut demokrasi hidup di Indonesia, sehingga lahir yang namanya reformasi, maka Jokowi ini menampilkan sosok demokratis sejati dalam berbagai hal, kebijakan dan pembangungan,” jelas Ibnu Munzir.

Ditambah lagi, dukungan para Bupati di Sulawesi Barat, pasti akan mempengaruhi suara dukungan Jokowi-Ma’ruf.

“Tentulah sebagai figur dan panutan di daerah, pasti akan menjadi pertimbangan masyarakat juga dalam memilih.

Jika dulu di jaman Jokowi-JK, Bupati yang dukung kan cuman satu. Saya sendiri berbeda keputusannya dengan saya punya pimpinan pada saat itu. Saya Sekjen Jenggala Center mendukung Jokowi-JK pada saat itu, dan main disini dengan cara apa, dan akhirnya dapat 73 persen,” tutupnya. (end#)