MAMUJU, POROSSULBAR – Ikatan Jurnalis Sulbar (IJS) Sabtu, 9 Desember 2017 menggelar Maulid Nabi Muhammad SAW 1439 H, yang di rangkaikan dengan acara syukuran menempati sekretariat IJS yang baru, bertempat di jalan Andi Depu No. 17 Mamuju.

Acara ini diawali dengan pembacaan kitab Al-Barzanji yang dipimpin oleh Habil Imam Masjid Al- Hijrah, Lingkungan Landi, Kel. Rangas, Kec. Simboro Mamuju.

Nampak, sejumlah pengurus dan anggota IJS juga ikut membaca Kitab karangan Syekh Ja’far itu, lalu dilanjutkan dengan sholawat bersama.

Seusai pembacaan Al-Barzanji, dilanjutkan dengan Tausiah atau ceramah hikmah maulid yang dibawakan oleh Ketua Dewan Kehormatan IJS, Ashari Rauf.

Ketua IJS, Irham Azis, S.IP, menyampaikan, maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar hari ini, selain sebagai syukuran atas kantor atau sekretariat IJS yang baru, juga merupakan peringatan atas kelahiran sang agung inspirator umat, Rasulullah SAW.

“Ini juga digelar untuk memperkuat silaturrahim antara sesama wartawan, sekaligus ajang untuk melestarikan tradisi Maulid yang kita warisi dari para kyai dan ulama-ulama kita, “kata Irham.

Alumni Universitas Tomakaka (Unika) Mamuju ini berharap, kedepan kegiatan serupa akan terus dilaksanakan sebagai wujud dan implementasi kecintaan kepada Nabi akhir zaman.

“Semoga kegiatan ini terus kita laksanakan, karena ini juga bagian dari upaya kita untuk meraih syafaat dari Rasulullah dan menjadi ajang konsolidasi dan memperkuat persatuan sesama jurnalis, “harap Irham.

Sementara itu, Ketua Dewan Kehormatan IJS, Ashari Rauf dalam tausiahnya meyebutkan, bahwa refleksi Maulid lebih kepada upaya untuk mewarisi ahlak Nabi.

“Saya selalu bilang bahwa tugas Jurnalis itu kita warisi dari tugas Nabi. Yaitu, menyampaikan kabar dan berita yang dapat memperbaiki ahlak, mengedukasi masyarakat, membangun kesadaran agar masyarakat kritis dan dapat memberi saran kepada pemerintah. Tentu melalui karya dan tulisan yang baik dan benar, “ucapnya.

Mantan aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Mamuju ini juga menyampaikan, agar sifat dan keteladanan Rasulullah tetap diamalkan dengan baik dalam kehidupan sehari-hari.

“Sifat Rasulullah itu ada namanya Siddiq, Amanah, Tabliq dan Fathonah. Inilah yang harus kita amalkan dalam menjalankan tugas sebagai jurnalis. Kita ikut membangun daerah, bangsa dan agama kita, “terangnya.

Sekedar diketahui, usai Maulid, IJS bersama rombongan bertolak ke rumah salah seorang penduduk jompo yang hidup sebatang kara, pondok pesantren dan panti asuhan untuk menyalurkan bantuan sembako alakadarnya. (*/Asr)