Jelang Lebaran Angka Kriminalitas Meningkat, Ini “Himbauan” Kapolres Mamuju

MAMUJU, POROSSULBAR – Terkait tindak kriminal yang terjadi baru baru ini, Kapolres “Metro” Mamuju, Akbp Muh Rivai Arvan tak henti hentinya menghimbau, agar masyarakat tidak menggunakan perhiasan yg mencolok.

“Yang dapat mengundang para pelaku kejahatan beraksi. Dan perlu dipahami, bahwa jelang 10 (sepuluh) hari terakhir Ramadhan, aksi kriminalitas pasti meningkat.

Bercermin pengalaman tahun – tahun sebelumnya, bahwa meningkatnya kejahatan didorong oleh beberapa faktor. Salah satu faktor yg sangat mempengaruhi adalah, meningkatnya kebutuhan sandang pangan dan papan jelang lebaran.

Bagi sebagian masyarakat (pelaku.red), kondisi ini disikapi dengan mengambil jalan pintas. Salah satunya dengan berbuat aksi kriminal. Itulah salah satu faktor yang mempengaruhinya,” kata Kapolres Mamuju kepada laman ini.

Kondisi ini disikapi dengan memperbanyak pagelaran personil Polri dilapangan sebagai tindakan preventif. Salah satunya dengan melalui sebuah operasi rutin dan operasi khusus,” jelas Kapolres.

Untuk operasi khusus akan dilaksanakan dan ditandai gelar pasukan pada tanggal 6 Juni 2018 atau dengan istilah lain H- 7 Lebaran, dan H+ 7 Lebaran Idul Fitri 1439H.

Dan untuk operasi rutin, Polres Metro Mamuju meningkatkan intensitas patroli di jam – jam rawan, serta melakukan giat hunting yg dilakukan oleh team python.

“Mohon doa’ nya supaya berhasil, karna team ini sedang mengendus kejahatan yang akan, dan telah berlangsung,” bebernya

Team python bersama tim patmor sat sabhara Polres Metro Mamuju, dibackup oleh satuan lainnya, seperti patroli patmor Brimob dan dit sabhara Polda Sulbar. (*/Asr)