MAMUJU, POROSSULBAR – Kedatangan Menterian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia (Menko PMK), Puan Maharani bersama Wakil Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri) Komisaris Jenderal Pol. Syafruddin Kambo, membawa angin segar berupa bantuan perlengkapan sekolah, perlengkapan dapur, rumah tangga dan bahan makanan serta uang tunai 250 juta, untuk korban banjir bandang Mamuju 22 Maret lalu, hari ini Selasa (27/3/18).

Di hadapan para awak media di posko Simbuang, Puan Maharani mengatakan telah memberikan dana bantuan sebanyak 250 juta, yang diserahkan kepada pemerintah daerah untuk memenuhi seluruh kebutuhan korban pasca banjir yang bersumber dari dana siap pakai, untuk rehab rekon BNPB, yang kemudian bisa dipergunakan, salah satunya untuk memperbaiki rumah. Namun menurutnya tidak semua rumah korban banjir akan langsung diperbaiki, tetapi akan di data terlebih dahulu dan melihat mana yang menjadi prioritas untuk diperbaiki, “jelasnya.

Ia meminta kepada Menteri Kesehatan untuk mengantisipasi jangan sampai kemudian terjadi penyakit yang menyebabkan warga terkena penyakit dan untuk rumah yang rusak solusinya kita akan melakukan pendataaan dulu apa saja yang bisa ditanggulangi oleh Gubernur dan Bupati tentu saja akan segera diatasi, sehingga mereka bisa kembali lagi kerumah, “pungkas Puan.

Puan juga berpesan kepada pihak BNPB agar berkoordinasi dengan BPBD setempat, bersama pemerintah daerah Kab Mamuju dan pemerintah Prov Sulbar untuk melakukan antisipasi dan mencari permasalahan terjadinya banjir bandang tersebut, “paparnya.

Selain bantuan yang diberikan Puan, pengungsi banjir juga mendapatkan bantuan 10 ton Beras dari Mabes Polri yang juga diserahkan langsung oleh Wakapolri, Syafruddin.

Sementara itu, Bupati Mamuju, Habsi Wahid mengatakan telah melakukan langkah terkait banjir yang menimpa warga Mamuju, seperti membangun posko pelayanan dan menyalurkan bantuan melalui Dinas Sosial dan BPBD. (*/Asr)

#DiskominfoSan/Mamuju#