Kesbangpol Sulbar Gelar Sosialisasi Penanganan Konflik Sosial

 

MAMUJU, POROSSULBAR – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Sulawesi Barat menggelar Sosialisasi Penanganan Konflik Sosial yang dihadiri Kasrem 142 Tatag, Kabagduk Binda Sulbar, Karo Ops Polda Sulbar dan peserta dari masing-masing Kabupaten, Jumat (7/12/28) di Maleo Hotel.

Kepala Badan Kesbangpol Sulbar, Rahmat Sanusi dalam sambutannya mengatakan, tujuan dilaksanakan kegiatan Sosialisasi Penanganan Konflik Sosial ini, yaitu untuk mencegah konflik-konflik yang ada di Sulawesi Barat yang dapat menimbulkan hal-hal yang tidak kita inginkan.

“Tujuan kegiatan ini, yakni untuk mencegah konflik-konflik yang ada di Sulawesi Barat yang belum dilaporkan ke Dirjenpol Pusat, dan salah satu konflik yang belum terselesaikan sampai saat ini, yaitu konflik tanah (sengketa lahan) yang merupakan konflik paling menonjol di Sulbar.

Dan kemarin kita sudah rapat koordinasi di Bali, bahwa Sulawesi Barat itu masih urutan kebawah terkait laporan konflik, padahal di daerah kita ini masih banyak konflik yang belum terselesaikan, seperti sengketa lahan yang ada di Kabupaten Polman yang sampai sekarang belum terselesaikan,” terang Rahmat Sanusi.

Lebih lanjut, Letkol Arh Muh Imran M.Si, (Kasrem 142 Tatag) juga mengatakan, bahwa pelaksanaan kegiatan Sosialisasi Penanganan Konflik Sosial sangat tepat. Sebab, dapat menimbulkan edukasi yang baik kepada komponen masyarakat Sulawesi Barat, khususnya dan untuk mencegah konflik-konflik sosial sejak dini.

“Kegiatan ini sangat bagus dan kiranya dapat mencegah terjadinya konflik-konflik sosial bagi komponen masyarakat, dan konflik tidak akan terjadi di Sulawesi Barat. Kenapa, karena sudah ada Edukasinya, dan di Sulbar ini ketika ada konflik, maka akan terselesaikan dengan cara kekeluargaan, jadi beruntunglah kita yang ada di Sulawesi Barat yang Malaqbi ini,” tutup Imran. (*Enda)