MAMUJU,POROSSULBAR – Oknum Pegawai Negri Sipil (PNS) Dinas Kehutanan Prov. Sulbar yang bertugas sebagai staf UPTD Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Gandang Dewata terlibat kasus pengedar Narkoba di Mamuju.

Oknum PNS itu yang berinisial MH meloloskan diri saat Satuan Narkoba Polres Mamuju melakukan penggerebekkan di kediamannya pada 24 Maret kemarin di jalan Sultan Hasanuddin.

Iptu Akp Abdul Kadir Tahulele mengatakan. Selaku Kasat Narkoba Polres Mamuju, MH ini yang juga bekerja di salah satu Instansi di duga melakukan pengedaran Narkoba dan kami berhasil menahan rekannya inisial IK (30).

“MH ini diduga pengedar narkoba, yang bekerja di Dinas Kehutan Prov. Sulbar, MH sekarang berstatus DPO, dan sementara dilakukan pengembangan dan pencarian,” ungkapnya. Selasa (29/3/2916)

Setelah mendengar informasi tersebut Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Sulawesi Barat, Fakhruddin sudah mengetahui mengenai stafnya yang tersangkut kasus narkoba.

“Saya sudah berkoordinasi dengan Kasat Narkoba Polres Mamuju dan saya juga luruskan bahwa MH itu bukan kepala UPTD melainkan staf UPTD yang bertugas di Gandang Dewata Bonehau,” papar Fakhruddin kepada awak media.

Disampaikan kepada Kepala UPTD nya untuk menyelidiki MH dan kami juga sampaikan kepada jajaran dinas untuk segra melapor jika mengetahui keberadaan MH.

Dia menambahkan, kami berharap MH itu segra tertangkap dan kami akan memprosesnya. Jika ada pernyataan atau bukti atau dasar yang dilihat maka kami akan menjatuhkan sanksi yang seberat-beratnya karena dia sudah melanggar PP Peraturan Pemerintah Nomor 53. Dan bisa saja sampai kepada pemecatan secara tidak terhormat, serta hak-haknya selaku PNS akan di cabut. (*arw/frd).