Komisioner KPU Mamuju Hadiri Bimtek Tata Cara Pencalonan Pilkada Serentak

MAMUJU, POROSSULBAR – Ketua KPU Mamuju, Hamdan Dangkang dan empat Komisioner KPU Mamuju lainnya, Asriani, Hasdaris, Ahmad Amran Nur dan Muhammad Rivai menghadiri Bimbingan Teknis Tata Cara Pencalonan dan Penggunaan Aplikasi Sistem Pencalonan Pilkada serentak tahun 2020 yang diinisiasi KPU Provinsi Sulawesi Barat di Mamuju, Jumat (20/12/2019).

Komisioner KPU RI, Evi Novida Ginting Manik jadi pemateri utama pada Bimtek tersebut. Di hadapan para Komisioner KPU se-Sulawesi Barat yang sempat hadir, Evi meminta tumbuhnya budaya kerja penuh integritas.

“Saya ingin memastikan agar ada knowledge sharing, agar tumbuh budaya yang berintegritas. Jangan ada ego divisi dan sektoral.

Kita tidak hanya ingin membangun sistem kolektif kolegial, tetapi juga agar ada sistem pengetahuan yang sama,” tegas Evi Novida Ginting komisioner kelahiran Medan, Sumatera Utara ini.

Menurutnya, sistem pencalonan yang diterapkan KPU RI dalam proses administrasi untuk menetapkan syarat dukungan pencalonan dijamin menjaga sejumlah potensi manipulasi data dan kegandaan dukungan masyarakat.

“Sistem pencalonan ini dijamin dapat menjaga potensi manipulasi dukungan. Kita sangat berharap agar proses aplikasi sistem pencalonan ini tidak hanya berjalan prosedural, tapi juga secara substansi tidak memberi peluang bagi siapapun untuk melakukan manipulasi.

Ini salah satu cara kita mendorong lahirnya pemimpin yang jujur,” tandas Evi Novida.

Sementara itu, Hamdan Dangkang ketua KPU Mamuju mengatakan, Bimtek tersebut benar-benar akan dimanfaatkan untuk menjamin kelancaran tahapan Pilkada tahun 2020 khususnya di kabupaten Mamuju.

Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan Pilkada akan sangat tergantung pada seberapa siap persiapan yang dilakukan KPU.

“Apalagi Komisioner KPU RI sendiri yang membawakan materinya. Kami berkomitmen untuk tetap menjalankan tahap demi tahap pelaksanaan Pilkada tahun depan tak sesuai dengan prosedur dan mekanisme yang berlaku,” begitu kata Hamdan Dangkang. (**)