MAMUJU, POROSSULBAR — Aksi unjuk rasa (Unras) yang dilakukan puluhan wartawan di Mamuju kemarin, dibawah naungan Aliansi Wartawan Sulbar (AWAS), terkait cuitan Kepala Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sulbar, Dadal Angkoro belum lama ini.

Setelah Dadal Angkoro dilaporkan melalui tiga organisasi wartawan, diantaranya IJS, JOIN dan IWO, sampai saat ini pihak perwakilan BI Sulbar belum melakukan konferensi pers terkait “cuitan” Dadal Angkoro disalah satu grup WA, yang dianggap provokator dan menuding sejumlah media online di Sulbar melakukan “copy paste”.

Olehnya itu, puluhan wartawan mendatangi Polda Sulbar di jalan Ahmad Kirang, Mamuju, Senin (30/4/18).

Kedatangan puluhan wartawan disambut baik, Kabid Humas Polda Sulbar, AKBP Hj. Mashura. Maksud kedatangan puluhan wartawan tergabung dalam AWAS mempertanyakan kelanjutan proses laporan yang ditujukan kepada Dadal Angkoro selaku Kepala BI Sulbar.

Di depan puluhan wartawan, Kapolda Sulbar, Brigjen Pol Baharuddin Jafar mengatakan, laporan sudah masuk tinggal kita menunggu proses dari saksi-saksi yang dialamatkan kepada terlapor.

“Kita tunggu prosesnya, bukti-bukti dari saksi terkait pemberitaan dari wartawan, selanjutnya kita akan panggil terlapor,” kata Baharuddin Jafar dalam konferensi persnya di depan puluhan wartawan, Senin (30/4).

Menurut Kapolda, persoalan pernyataan Kepala BI Sulbar, Dadal Angkoro di salah satu grup WA yang dilaporkan wartawan, akan ditindak lanjuti sesuai proses hukum yang berlaku.

Kordinator lapangan Aliansi Wartawan Sulbar, AR. Fathir mengatakan, sepatutnya sebagai pejabat publik apalagi sekelas Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI), tidak sepantasnya memberi pernyataan, mesamaratakan bahwa semua media online di Sulbar adalah “Copy Paste”.

“Sampai sekarang pihak dari BI Sulbar itu sendiri, Pak Dadal Angkoro sampai saat ini tidak bisa memberikan penjelasan siapa saja nama-nama media online yang dia katakan “copy paste”, hal itu menandakan dia sebagai pejabat provokator. Apalagi sampai detik ini, Ia belum memberi pernyataan maaf baik di media atau di grup WA. Itu menandakan sebagai pejabat Angkuh,” kata Fathir yang juga pimpinan Rakyatta.co.id.

Ditempat yang sama Ketua Ikatan Jurnalis Sulbar (IJS), Irham Azis menegaskan, jika pihak dari Polda Sulbar belum memberi kepastian, terkait pernyataan Kepala BI Sulbar, Dadal Angkoro dimana sangat melukai hati sejumlah wartawan media online di Mamuju, kami bersama puluhan wartawan akan turun melakukan aksi
jilid II.

“Jika permasalahan ini belum ada titik terang dari Polda Sulbar, sejumlah wartawan kembali akan turun demo kepala BI Sulbar, Dadal Angkoro,” tegas Irham. (*/Asr)

#Release.Jay#