Majelis Hakim Tunda Pembacaan Putusan Tipikor Empat Mantan Unsur Pimpinan DPRD Sulbar

MAMUJU, POROSSULBAR – Sidang putusan kasus dugaan perkara korupsi APBD Tahun 2016, hari ini Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Mamuju Sulbar menunda sidang putusan yang akan dijatuhkan kepada empat mantan unsur pimpinan Dprd Sulbar, Kamis (6/9/2018).

Ketua Pengadilan Tipikor kelas 1A Kabupaten Mamuju, Beslin Sihombing, SH, MH, menyampaikan beberapa hal sehingga sidang putusan ke empat unsur pimpinan Dprd Sulbar di tunda sampai pada hari Senin tanggal 10 September 2018 mendatang.

“Penundaan sejak hari Kamis kemarin sampai hari ini, dan kebetulan terjadi gempa di Lombok NTB jadi anggota majelis Hakim harus ke Lombok, sehingga musyawarah tertunda dan putusannya juga di tunda sampai hari Senin tanggal 10 September mendatang.

Dan tidak bisa lagi di tunda setelah hari depan, karena memang kita terbatas. Jadi penundaan itu sudah ketentuan UU yang tidak bisa lagi di tunda, dan terkait masa penahanan terdakwa sampai pada tanggal 14 September, wajib harus selesai sebelum masa itu berakhir.

“Nanti setelah sidang putusannya, akan di bacakan satu demi satu karena terdakwanya masing-masing satu berkas, dan isi putusannya masih rahasia,” terang Beslin.

Di tempat yang sama, ketua tim kuasa hukum Andi Mappangara, Nasrun, SH, mengatakan, bahwa ditundanya sidang putusan keempat orang mantan unsur pimpinan Dprd Sulbar adalah kewenangan majelis hakim dan tidak sama sekali merugikan tim kuasa hukum.

“Penundaan sidang putusan ini adalah kewenangan Majelis Hakim, dan kami sangat tidak keberatan dengan proses tersebut, ini kan baru satu kali penundaan, dan tadi sudah di sampaikan oleh Majelis Hakim, bahwa sidang putusan akan di gelar hari senin mendatang, dan kami berharap agar hari Senin besok bisa dibacakan sehingga tidak ada penundaan lagi,” tutup Nasrun. (End)