Mamuju Mengalami Inflasi Desember 2018,  Sebesar 0,46%

 

MAMUJU, POROSSULBAR – Penyampaian press release dipimpin langsung Kepala BPS sulbar, Win Rizal menyampaikan hasil survei tentang perkembangan indeks harga konsumen/inflasi Desember 2018 di kota Mamuju, yang dilaksanakan di ruang Aula BPS Prov Sulbar, Rabu (2/1/2019).

Berdasarkan hasil survei harga konsumen 82 kota di Indonesia pada bulan Desember 2018, menunjukkan bahwa 80 kota mengalami inflasi dan 2 kota mengalami deflasi.

Inflasi tertinggi terjadi di Kupang 2,09 dengan IHK 135,96 dan terendah di Banda Aceh yaitu 0,02%, Mamuju menempati urutan ke-56 dari 80 kota yang mengalami inflasi.

Data yang dirilis Kepala Bidang pengolahan data, Prayitno di Mamuju pada Desember 2018 terjadi karena adanya peningkatan harga yang ditunjukkan oleh “peningkatan indeks harga pada empat kelompok pengeluaran, yaitu kelompok bahan makanan 1,45% makanan jadi, minuman, Rokok, dan tembakau 0,07% Perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar 0,08% dan kelompok transpor, komunikasi dan jasa keuangan 0,58%” menampilkan dalam bentuk slite power point dan soft copy.

Sedangkan kelompok sandang dan kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga mengalami penurunan harga, yaitu masing-masing sebesar 0,12% dan 0,01% sementara itu kelompok kesehatan relatif stabil atau tidak mengalami perubahan.

“Desember 2018 Mamuju inflasi 0,46% harga konsumen ihk 132,602 inflasi tahun kalender Desember 2018 terhadap Desember 2017 1,80% inflasi tahun ke tahun Desember 2018 terhadap Desember 2017 1,80%”

“Kepala BPS Prov Sulbar, Win Rizal menambahkan bahwa tingkat inflasi Desember 2018 inflasi tahun kalender dan deflasi tahun ke tahun 2012 = 100 rincian inflasi umum15 Desember 2018 0,46 inflasi Desember 2018 0,46 tingkat inflasi tahun kalender 2018 pangkat dua 1,8 volt inflasi tahun ketahun, makanan jadi, minuman rokok dan tembakau 0,01.

“Intinya setiap kelompok, apalagi kelompok pangan itu perlu diperhatikan index kebutuhan dan kestabilan harga pasar,” ungkap kepala BPS dalam presentasi. (Irw)