MAMUJU, POROSSULBAR – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kab Mamuju melalui program penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat (Pamsimas), ingin mewujudkan pencapaian penyediaan air minum dan sanitasi akan terpenuhi secara menyeluruh di tahun 2019.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas P.U dan Penataan ruang, Ir. Salihi Saleh pada saat Sosialisasi Kabupaten Pamsimas III yang di pusatkan ruang pola kantor Bupati Mamuju pada, Kamis (15/3/18).


Ia menyampaikan, program Pamsimas III tersebut merupakan perwujudan kebijakan Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum yang ingin mewujudkan pencapaian air minum dan sanitasi.

“Melalui program Pamsimas, kita ingin wujudkan di 2019 air minum dan air bersih disetiap rumah tangga terpenuhi seratus persen, nol persen kondisi kumuh di Kab Mamuju, dan seratus  persen sanitasi lingkungan terpenuhi pada tahun 2019, “terang Salihi.


Bupati Mamuju, H. Habsi Wahid yang hadir dalam acara tersebut, mengungkapkan untuk mewujudkan target penyediaan air bersih dan sanitasi lingkungan, tentu dibutuhkan partisipasi dari pemerintah desa untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat, agar memahami tentang pentingnya hidup bersih.

“Untuk daerah kota di Kab Mamuju ketersediaan air bersih masih berkisar 80 persen lebih, sementara di desa masih sekitar 56 persen, dengan kondisi seperti ini, untuk mewujudkan program yang telah dicanangkan tentu diperlukan perhatian khusus, ini harus menjadi program prioritas agar bisa diwujudkan, “papar Habsi.

Selain melaksanakan Sosialisasi Pamsimas III, juga dilaksanakan penandatanganan perjanjian kerja sama antara Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang sebagai Ketua DPMU program Pamsimas II Kab Mamuju, dengan pihak PDAM Tirta Manakarra Kab Mamuju, dalam rangka pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terkait pelayanan air bersih di Kab Mamuju. (*/Asr)

(Laporan: Humas Pemkab)