MAMUJU, POROSSULBAR – Peristiwa naas yang menimpa Risan, seorang pemuda warga Desa Kabuloang Kec Kalukku, Kab Mamuju, yang tersambar petir pada Jumat (11/5/18) sekitar pukul 17.30 wita.

Informasi yang di himpun oleh porossulbar.com dari salah satu keluarga korban, Anugrah, bahwa Risan (korban) yang masih berusia 21 tahun, tersambar Petir saat korban sedang berenang di laut yang bertempat di Dusun Malasigo, Desa Belang-belang bersama dengan seorang temannya, Yudi, yang masih duduk di bangku SMP, dan tidak lama kemudian pemuda tersebut (Risan) tersambar Petir di laut saat sedang berenang.

“Awalnya Risan (korban), sebelum mandi di laut yang dimana tempat ia tersambar Petir, Ia (korban.red) bersama temannya, Yudi memuat pasir menggunakan mobil, dan setelah itu, karena cuaca lagi hujan mereka ingin mandi di sungai, tetapi tidak jadi karena air sungai meluap. Akibat hujan yang sangat deras, dan akhirnya Risan (korban) bersama dengan temannya mengambil sepeda motor miliknya dan langsung menuju ke laut untuk berenang,” terang Anugrah.

Lebih lanjut, setibanya di laut korban bersama temannya langsung berenang di laut, Risan (korban) yang pada saat itu menggunakan baju merah.

“Begitu tiba di Laut, Risan dan temannya langsung meloncat ke Laut untuk berenang, nah tidak lama kemudian tiba-tiba Petir menyambar Risan (korban.red), karena panik, temannya pun (Yudi) menarik Risan yang masih bernyawa hingga ke permukaan Laut, karena mereka hanya berdua, Yudi meninggalkan Risan (korban) untuk menghubungi warga terdekat, karena dia tidak mampu mengangkat Risan (korban) sendiri, dan setelah warga sekitar tiba di Tkp, lokasi tempat korban terbaring lemas, tapi Risan (korban) sudah tidak bernyawa lagi dan langsung di gotong warga ke rumahnya,” ucap Anugrah.  (*/Asr)

#Lap.Enda#