Nasabah Keluhkan Buruknya Sistem Pelayanan di Bank Sulselbar Mamuju

 

MAMUJU, POROSSULBAR – Nasabah Bank BPD Cabang Utama Mamuju, mengeluhkan pelayanan yang terkesan tidak profesional dalam melayani nasabah. Terkesan pilih kasih dan tidak memberikan informasi menjadi keluhan utama sejumlah nasabah di Bank BPD sulselbar ini.

Muh Said salah seorang nasabah Bank tersebut mengaku kecewa saat dirinya hendak mengkonfirmasi soal Buku Rekening tabungan dan kartu ATM yang tidak berfungsi dengan baik.

“Saya mau konfirmasi soal buku rekening dan ATM, buku rekening saya itu tidak bisa masuk setoran,” kata Muh Said yang biasa disapa Edo itu.

“Saya tanya sama kasir atas nama Amel yang bertugas pada saat itu dibagian buku taplus rekening menjawab seadanya, kasir bilang simpanmi buku rekeningta,” jelasnya.

Setelah mengikuti perintah itu, kata Muh Said, ia kemudian menunggu namun, setelah antri cukup lama, bukan pelayanan yang didapatkan tapi rasa kecewa karena tidak segera dilayani sesuai prosedur yang ada.

“Saya simpan buku rekening di meja Amel yang bertugas saat itu diurutan 2, belakangan banyak yang ikut, tapi kasir ambilnya mulai dari atas bukan dari bawah, mestinya kalau budaya antri itu yang diterapkan harusnya ibu Amel ngambilnya mulai dari bawah karena yang dibawah yang duluan,” paparnya.

Saat mengkonfirmasi kejadian itu, kembali kasir tidak memberikan jawaban yang memuaskan, malahan dengan sikap kurang santun, kasir Amel yang bertugas saat itu dengan lantang mengatakan kalau tidak mau menunggu, ambil maki buku rekening ta,” kata Amel kepada nasabah Muh Said.

“Kalau tidak mau antri, ambil saja pak, buku rekeningnya,” ujar kasir yang namanya Amel. “kata nasabah, Muh Said menirukan jawaban petugas kasir tersebut.

Selain sikap arogansi yang diterima, perlakuan petugas keamanan (security) Bank BPD yang bertindak kurang mengenakkan, karena membentak tanpa bertanya pokok masalah yang terjadi.

“Akibat kejadian tersebut, Muh Said meminta kepada Pimpinan Bank BPD Sulselbar, untuk mengevaluasi petugas – petugasnya yang tidak santun melayani para nasabahnya, karena jangan sampai kejadian seperti yang saya alami dapat membuka permasalahan lebih buruk lagi kedepan,” harap Edo. (*/Asr)

#Lap/Enda.