Sampai November 2018 Majene Tertinggi, Mateng Terendah Pengguna KB Baru

 

MAMUJU, POROSSULBAR – Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) merupakan yang terendah pengguna KB Baru Per Mix Kontrasepsi, jika dilihat capaian dari 5 Kabupaten lainnya yang ada di Provinsi Sulawesi Barat.

“Hal tersebut disampaikan Kepala Perwakilan BKKBN Sulbar, Dra. Hj. Andi Ritamariana Basharu, M.Pd saat menggelar konferensi pers di Aula Kantor BkkbN, Kamis (19/12/2018).

Menurut Ritamariana, salah satu penyebab rendahnya penggunaan KB adalah kurangnya perhatian dari pemerintah daerah dan keterbatasan SDM maupun jumlah petugas penyuluh daerah yang dimiliki.

“Banyak petugas yang pendidikannya rendah dan susah menerima pemahaman karena diangkat dari honorer K2, sementara masyarakat yang akan dihadapi kadang lebih pintar,” pungkasnya.

Secara keseluruhan, target capaian KB baru Per Mix Kontrasepsi se-Sulbar sebanyak 34,320 peserta dan baru tercapai mulai dari bulan Januari hingga November 2018 sebanyak 66,69 persen.

Dimana angka tertinggi pengguna KB baru, berasal dari Kabupaten Majene 103,13 persen, kemudian Mamuju 88,97 persen, Mamasa 85,99 persen, Pasangkayu 64,13 persen, Polewali Mandar 49,02 persen, dan terakhir Mamuju Tengah 41,17 persen.

Kemudian target capaian peserta KB Aktif Per Mix Kontrasepsi sebanyak 121681 peserta, dan telah terealisasi sebanyak 117,68 persen, bahkan sudah melampaui batas target BKKBN Sulbar.

“Kabupaten yang paling tinggi adalah Mamasa 128,68 persen, Pasangkayu 127,67 persen, Majene 121,33 persen, Mamuju 114,89 persen, dan paling rendah Mamuju Tengah 106,03 persen,” tutupnya. (**)