MAMUJU, POROSSULBAR – Kejuaraan catur berskala Nasional  “Majene Open Chess Tournamen 2018”  secara resmi di tutup oleh Sekretaris KONI Kab Majene, Jainuddin Sayadul, mewakili Pemerintah Kab Majene, Minggu (4/3/18) pukul 17.00 wita di Hotel Grand Aulia Majene.

Event catur terbesar pertama kali yang dilaksanakan di Sulbar ini, digelar tiga hari dengan 9 babak dan di ikuti 139 peserta dari berbagai daerah untuk kategori open.

Dan untuk kategori putri di ikuti 17 peserta dengan 5 babak. Di mana event yang dibuka langsung oleh Bupati Majene, DR H Fahmi Massiara, MH, mampu mengangkat nama Sulbar dan Kab Majene khususnya, “jelas Hasrapuddin, ketua panitia pelaksana.

“Adapun juara untuk kategori Open, yakni;

1. Imam Fauzi (Majene) 8 poin
2. MN Irwan Mahdi (Makassar) 8 poin
3. MN Budiman (Polman) 7.5 poin
4. Sahat M Saing (Bandung) 7.5 poin
5. MN Muh Johan (Majene) 7 poin

Kategori Putri :
1. Sabrina (PPLP Majene) 4.5 poin
2. Alfia (PPLP Majene) 4.5 poin
3. Hamria Mo’a (Mamuju) 4 poin
4. Ningsi (PPLP Majene) 3.5 poin
5. Fatmi (PPLP Majene) 3.5 poin
6. Elizabet Mo’a (Mamuju) 3 poin

Foto, kiri-kanan; Juara kategori Putri, Sabrina, Alfia dan Hamria Mo’a (Mamuju) bersama Wakil Sekretaris KONI Majene, Jainuddin Sayadul.

Hadiah untuk para juara kategori open diserahkan oleh Jainuddin Sayadul dengan Bonus 10 juta+trophy+piagam untuk juara I, dan kategori putri diserahkan oleh ketua Percasi Majene, Adi Ahsan, M.Si dengan Bonus Rp 1.750.000 + trophy+piagam untuk juara I.

Event yang berhadiah total 46 juta ini, akan menjadi kalender tahunan Percasi Kab Majene. Dan tahun depan akan dibuat lebih besar dan meriah lagi, dengan total hadiah 75 juta, “pungkas Adi Ahsan, legislator PAN ini dalam sambutannya selaku ketua Percasi Kab Majene.

Lanjut dikatakan, terimakasih kepada seluruh peserta yang telah ikut berpartisipasi dalam event ini, maaf kalau masih banyak kekurangan dalam penyelenggaraan ini, yang jelek cukup di tinggal disini saja. Yang baik-baik tentang Majene, tolong disampaikan ke teman dan keluarga disana, “harapnya.

Dalam sambutannya, wakil sekretaris Koni Majene, yang juga dewan pembina Percasi Majene, Jainuddin Sayadul atau yang akrab disapa Bang Jay ini, sangat mengapreasiasi pelaksanaan event ini, atas partisipasi jumlah peserta yang hadir.

Lanjut, ia juga menjelaskan gambaran catur sebenarnya dalam mengarungi hidup dan kehidupan ini, bahwasanya untuk memenangi satu permainan saja perlu berpuluh-puluh langkah, tapi cukup satu saja langkah salah (blunder), kita akan kalah/ jatuh. Begitu juga filosofi catur yang kedua, bahwa kita tidak boleh menganggap remeh yang kecil (pion), karena suatu saat ia bisa jadi perdana menteri, hanya saja ia tidak akan mungkin menjadi raja/ pemimpin. Itulah makna yang dapat dipetik dari permainan catur, “tutur Bang Jay, dalam bincang singkatnya dengan Bupati Majene di perjalanan pulang dari Kab Mamasa menghadiri kampanye akbar pasangan Ramlan-Martinus. (*/Asr)