Pelaku Penganiayaan Oknum Guru di Kalukku, Terancam Dua Tahun Penjara

MAMUJU, POROSSULBAR – Dugaan pelaku tindak pidana penganiayaan yang di lakukan oleh orang tua siswa, Amran (35) terhadap Herlawan guru sekolah SMP Negeri 6 Kalukku kini sedang dalam penanganan Polres “Metro” Mamuju.

“Sehingga pihak Polres Mamuju memberikan keterangan Pers nya di ruang kerja Kasat Reskrim Polres Mamuju, Kamis (14/3/2019).

Tersangka Lel. Amran (35) pelaku penganiayaan berhasil di bekuk Team “Python” Polres Mamuju pada Rabu, 13 Maret 2019 dirumahnya tanpa perlawanan

Dalam keterangan Persnya Kasat Reskrim, AKP Syamsuriansyah menjelaskan kronologi kejadian bahwa awalnya saat itu telapor Amran (35) mendapat laporan bahwa anaknya yakni (Padlianto) telah di pukul oleh gurunya pada hari Senin, 11 Maret 2019.

Keesokan harinya terlapor lelaki Amran (orang tua siswa) bersama dengan keluarga datang ke Sekolah SMP 6 Neg Kalukku menanyakan kejadian tersebut dan setelah tiba di Sekolah terlapor (Amran) termasuk istri serta anaknya dengan tujuan mengklarifikasi atas laporan yang Ia terima, bahwa anaknya telah di pukul oleh lelaki Herlawan,S.Pd,” terang Syamsuriansyah

Saat sang guru, Herlawan menceritakan
kejadian pemukulan terhadap anak terlapor (Amran), saat itu terlapor emosi mendengar kejadiaannya kemudian terlapor Amran langsung berdiri dan langsung memukul lelaki Herlawan, yang tak lain guru dari anaknya sendiri.

Sehingga ia terjatuh kebelakang karena saat itu kelaki Herlawan sementara dalam posisi duduk di kursi, Namun terlapor Amran (orang Tua Siswa) dipisahkan oleh orang-orang yang ada dalam ruangan tersebut,” ucap Kasat Reskrim dalam keterangan saat ditemui di ruang kerjanya.

Kini pihak polres mamuju telah melakukan tindakan termasuk mendatangi TKP, Memeriksa para saksi, serta mengamankan tersangaka pelaku penganiayaan.

Atas tindak pidana penganiayaan sebagaimana di maksud dalam Pasal 351 (1) KUHP pidana dengan ancaman hukuman 2 (Dua) Tahun penjara. (*3Nda)