MAMUJU, POROSSULBAR – Mesjid Al-Amin Pasar lama yang terdaftar di Kemenag Mamuju dari tahun 2002, dan terbakar di tahun 2012 yang terletak dilantai 2 pasar lama ini, sudah 5 tahun terakhir terbengkalai dan tak digunakan lagi oleh warga pedagang pasar lama Mamuju.

“Diawal Desember tahun 2017 kemarin, Komunitas pedagang warga pasar lama berinisiatif menfungsikan kembali mesjid Al-amin yang ada tersebut, dengan bantuan swadaya dari komunitas pedagang, warga pasar lama serta warga sekitar pasar

Mereka dengan sukarela memberikan bantuan berupa pikiran, tenaga, serta waktu, juga sumbangan dalam bentuk uang maupun material bangunan, “ungkap H. Mansur So’na selaku ketua panitia pembangunan mesjid, Rabu (10/1/2018).

Material Bangunan, Pembangunan Mesjid Al – Amin Pasar Lama Mamuju

“Syukur alhamdulillah baru berjalan sebulan, sudah ada kurang lebih 50 jutaan dana yang terkumpul di bendahara, itu sudah termasuk dalam bentuk uang dan material bangunan.

Dan perlu diketahui juga, sampai sekarang belum tersentuh pemerintah setempat, ini dibuktikan dengan belum adanya bantuan dari pemerintah, “tutur Andi Aras, warga pedagang pasar yang juga wakil ketua panitia pembangunan.

“Kemarin, kami dapat bantuan material lagi berupa tegel lantai sebanyak seratus lima puluh dos dari seorang hamba Allah yang tidak mau disebutkan namanya “jelas Aras.

“Insya Allah, kalau niatnya tulus untuk kemaslahatan ummat akan banyak orang yang membantu. Jadi kami panitia berharap uluran tangan para dermawan, sehingga pembangunan mesjid Al-amin pasar lama ini bisa selesai dalam waktu dekat.

Yang jelasnya warga pedagang pasar lama, mendukung sepenuhnya program Bupati Mamuju untuk memakmurkan mesjid serta sholat subuh berjama’ah yang dicanangkan pemerintah Kab. Mamuju juga Kapolda Sulbar, “tutup Aras.

( Laporan: Asr )