Pilkada Serentak Empat Kabupaten di Sulbar, Kapolda Tegaskan Netral

 

MAMUJU, POROSSULBAR – Tak lama lagi kita akan menghadapi pesta demokrasi atau Pilkada serentak di empat Kabupaten yang ada di Sulbar, hal ini tentu memerlukan sinergitas seluruh pihak demi mendukung kesuksesan kegiatan yang dimaksud.

“Sikap polisi sendiri tidak akan memihak kepada salah satu pasangan calon, intinya kami akan menjunjung tinggi Netralitas dalam kegiatan Pilkada.”

Hal itu diungkapkan langsung oleh Kapolda Sulbar Brigjen Pol Dr. Eko Budi Sampurno saat menghadiri kegiatan coffee morning dengan para wartawan di Mapolda Sulbar tepatnya di Loby utama, Rabu (19/2/2020).

Nampak para pejabat utama dan para wartawan menghadiri kegiatan tersebut. seperti biasanya kegiatan ini diisi dengan bincang santai membahas persoalan kamtibmas yang ada sekaligus sebagai ajang silaturahmi perdana Kapolda Sulbar beserta para Pejabat utama yang baru dengan para wartawan.

Dikesempatan yang sama, Kapolda juga mengharapkan kehadirannya tidak menjadi dinding pemisah kebersamaan dan sinergitas yang telah dibangun sebelumnya.

Pihaknya berharap apa yang sudah ada tetap mengalir seperti biasanya tanpa harus disetting sehingga tidak terkesan seperti pencitraan, tutur Kapolda.

Bersamaan dengan itu, pihaknya juga mengungkapkan akan merintis kegiatan bersepeda yang akan menyisir wilayah Sulbar mulai dari Polman hingga Matra. Hal ini dilakukan untuk memantau wilayah kamtibmas sekaligus olahraga.

Menurutnya Potensi alam di Sulbar sangatlah indah, medan yang ada di sulbar akan menjadi incaran para pecinta sepeda profesional khususnya medan yang ada di Mamasa, Sulbar yang dikelilingi oleh pegunungan dan lautan akan menjadi pariwisata Top dunia.

Hanya saja keindahan tersebut kurang terekspos keluar jadi lewat kegiatan bersepeda atau komunitas yang akan dibentuk akan mengekspos keindahan alam di Sulbar sehingga akan menarik perhatian banyak pihak untuk datang ke Sulbar.

Jika dibanyuwangi dulunya dikenal dengan daerah santet, sekarang terkenal dengan pariwisata dan kearifan lokalnya, Tentunya Sulbar lebih mampu menarik perhatian dunia dengan kekayaan alam dan keindahan alamnya, tutur Kapolda.

Diakhir kesempatannya, pihaknya juga menegaskan akan melanjutkan inovasi dan kreatifitas yang telah dibangun Kapolda sebelumnya salah satunya program mioro siola akan tetap dijalankan, tandasnya.

Disesi tanya jawab dari sekian pertanyaan yang ada, Kapolda Sulbar ditanya tentang komitmennya dalam penanganan kasus mengingat pengalamnya di Reskrim?

Kapolda Subar menyebutkan terkait persoalan hukum pihaknya mengutamakan pencegahan dari pada penindakan, selama persoalan dapat diselesaikan secara kekeluargaan kenapa tidak.

Perlu diketahui bersama, Bhabinkamtibmas yang mampu menyelesaikan satu persoalan di wilayah binaannya sehingga korban tidak jadi melaporkan permasalahannya dapat menghemat 7 – 14 Juta rupiah uang negara.

Bayangkan jika seluruh persoalan dapat dicegah, berapa banyak uang negara yang bisa dihemat. intinya komitmen penegakan hukum kami lakukan secara profesional mengutamakan pencegahan namun jika kejahatannya sudah terjadi maka hukum yang bertindak.

Kasus Narkoba, Korupsi dan segala bentuk kejahatan yang merusak kepentingan umum akan ditindak sesuai hukum. jika anggota yang melakukan tindakan hukumnya akan diberikan dua kali lipat,” tegasnya. (**)

#Hms.Poldasulbar