MAMUJU,POROSSULBAR – Rasa duka yang sangat dalam dirasakan Ikatan Jurnalis Sulbar (IJS) setelah salah seorang Dewan Pembina IJS Almarhun H. Yusri Muis pergi meninggalakan dunia untuk menghadap Sang Pencipta.
Almarhun H. Yusri Muis sudah bagaikan ayah, kakak, sahabat bagi para jurnalis yang tergabung dalam IJS. Jadi kepergian beliua yang mendadak bagaikan sebuah pukulan telak bagi IJS.
Sehari sebelum kepergian Almarhum menghadap Sang Pencipta, pengurus IJS sempat bercanda gurau dengan Almarhun saat mengjenguknya di RS. Mitra Manakarra Mamuju. Almarhum juga sempat menyatakan jika kesehatannya sudah mencapai 98%.
Untuk mengenang Almarhum, IJS akan memasang pita hitan dilengan kanan yang menandakan IJS dalam masa berduka, hal tersebut disampaikan oleh Ketua IJS Irham Azis, Minggu (31/12/17).
“Jadi pita hitam yang dipasang dimasing-masing lengan pengurus dan anggota IJS, itu dipasang karena kita dalam masa berduka dan untuk mengenang Almarhum H. Yusri Muis selaku Dewan Pembina IJS,” tutunya.
Irham pun menambahkan jika pita hitam tersebut akan terus terpasang selama seminggu hingga doa bersama untuk Almarhum dilakukan.
“Dan itu terpasang selama satu minggu, nanti pada Kamis (04/01/18) malam Jumat baru akan kita lepas setelah melakukan doa bersama untuk arwah Almarhum,” jelasnya.
Rencana doa bersama untuk Almarhum H. Yusri Muis tersebut akan di lakukan di Sekretariat IJS Jl. Andi Depu Mamuju. Dan akan mengundang Kapolda Sulbar, Kapolres Mamuju, Kepala SKPD dan tokoh-tokoh agama.
Saat dikonfirmasi menganai prihal dipilihnya pita berwarna hitam yang akan dipakai, Ketua IJS hanya mengatakan itu lambang berduka.
“Hitam itu melambangkan jika kita dalam keadaan berduka,” tutup Katua IJS Irham Azis.‎