MAMUJU,POROSSULBAR – Satuan Kriminal umum Polda Sulbar berhasil mengamankan pelaku pembuat akun facebook palsu di mamuju, yang mencemarkan nama baik dari salah seorang pejabat pemprov Sulbar yang  menjadi korban pencemaran nama baik akibat ulah dari itu, kini tersangka pelaku pembuat akun facebook palsu di amankan di Polda Sulbar.

Wakil Direktur Kriminal Umum Polda Sulbar, AKBP Iskandar,  menjelaskan, pelaku pembuat Akun facebook palsu atas nama “R” (34) ini beralamat kabupaten Mamuju tengah.

“Sekitar seminggu sejak korban melapor di Mapolda Sulbar, pelaku berhasil di bekuk di wailayah Bandara Tampa padang kecamatn Kalukku pada tanggal 28/11/17, dan kini pelaku di amankan di Polda Sulbar untuk lakukan tindak lanjut, ”  terang AKBP Iskandar.

Lebih lanjut, Pelaku yang kini di amankan di Mapol Sulbar, telah melanggar UU ITE pasal 27  ayat 1 dan 3 junto 45 pasal ayat 1 360 KUHP.

“Kini pelaku di amankan dan mempertanggung jawabkan pebuatannya yang telah sengaja melakukan pencemaran nama baik melalui Akun Facebook palsu, pelaku melanggar UU ITE pasal 27  ayat 1 dan 3 junto 45 pasal ayat 1 360 KUHP dengan ancaman menjara maksimal enam (6) tahun penjara, ”  terang Wadirkrimum Polda Sulbar.

Terpisah, kepala biro umum dan perlengkapan prov. Sulbar, Safaruddin, yang merupakan korban dari pelaku inisial R, menjelaskan bahwa kejadian tersebut di duga pelaku sakit hati akibat di berhentikan dari pekerjaan saat bekerja di Biro Umum dan perlengkapan Prov. Sulbar yang akhirnya pelaku melakukan hal yang mencemarkan nama baik dan penghinaan.

“Mungkin dia sakit hati karena di berhentikan dari pekerjaannya, dan perlu di ketahui bahwa saya melakukan itu karena aturan dan bahkan setiap tahunnya kontrak di perpanjang, dan kalau selama iya bekerja rajin dan aktif maka kontrak akan  di perpanjang, sesuai instruksi Gubernur bahwa ada pengurangan tenaga sukarela untuk semua Opd dan biro, maka kita pun mematuhi aturan itu, dan pada Tahun 2015 ada 62 orang kita kasik keluar, 2016 ada 40 orang dan 2017 4 orang , R dikasik keluar awal tahun 2017. R kita kasik keluar karena malas masuk kerja dan itu ada kontrak kerja yang sudah di tanda tangani,“tutup Safar.

 

Laporan: Enda