Rivai Arvan Ajak Semua Pihak, Agar Memacu Profesionalitas Dalam Bekerja

MAMUJU, POROSSULBAR – Menyikapi kasus yang terjadi beberapa hari terakhir, dengan berbagai ‘Modus’ yang seringkali berulang.  Kapolres ‘Metro’ Mamuju, AKBP Muh Rivai Arvan, Minggu (22/7/2018) melalui pesan singkat WhatsApp nya angkat bicara.

Menurutnya, untuk memberi efek jera terhadap pelaku tindak kejahatan, butuh keseriusan dan integritas yang baik oleh aparat penegak hukum, dalam melaksanakan mekanisme hukum yang ada.

“Hal itu disampaikan Rivai Arvan, menyusul maraknya berbagai tindak kejahatan, yang justru terjadi di dalam tahanan.

Malah, ada kasus-kasus tindak kejahatan yang dikendalikan oleh oknum Napi dari balik jeruji besi.

Dibuktikan, saat tim Polres ‘Metro’ Mamuju melakukan penangkapan pengedar Narkoba dalam Rutan Mamuju beberapa waktu lalu.

Di waktu yang sama, tim KPK juga berhasil melakukan penggerebekan di Lapas Sukamiskin Bandung, Jawa Barat.

“Makanya, perlu pembenahan total Rutan dan Lapas di seluruh Republik ini, karena jamak (banyak) terjadi case seperti itu,” sebutnya.

Integritas, moral dan mental petugas yang bersentuhan langsung (dengan pelaku kejahatan) perlu dipikirkan lagi,” urai Rivai Arvan.

Negara wajib merespon secara cepat dan tanggap akan hal ini. Situasi ‘bobrok’ di dalam Rutan atau Lapas ini, membuat aparat penegak hukum lainnya yang telah berjibaku menangkap para pelaku kejahatan, merasa kecewa.

“Aparat penegak hukum lainnya tentu sangat kecewa. Mereka yang berjibaku menangkap pelaku kejahatan, justru akhirnya tidak mendapat efek jera.

Tempat terakhir mereka di dalam penjara tidak memberikan efek jera, justru mengakali dan bahkan tidak takut melakukan tindak pidana lagi,” jelas Kapolres, perwira berpangkat dua bunga ini.

Rutan atau Lapas yang menjadi tempat pembinaan terhadap pelaku kejahatan, semestinya memunculkan efek jera bagi pelaku.

“Hari ini, Polres ‘Metro’ Mamuju kembali mengamankan tersangka penyelundup ‘Narkoba’ ke dalam sel tahanan Polres.

Hal itu membuktikan, bahwa pelaku kejahatan sudah berani dan tidak takut lagi berbuat tindak kejahatan di kantor Polisi.

“Kapolres ‘Metro’ Mamuju secara tegas mengatakan, pihaknya tak ingin ikut kecolongan, dengan membiarkan hal ini terjadi, dimana para pelaku sudah berani beraksi di institusi yang dipimpinnya.

Terbukti hari ini, pihaknya beserta jajarannya telah berhasil menggagalkan penyelundupan ‘Narkoba’ yang di kemas dalam ‘nasi bungkus’ ke dalam sel tahanan Polres,” tegasnya.

Menyambung beberapa peristiwa yang terjadi di Rutan dan Lapas, kami pihak Polres ‘Metro’ Mamuju tentunya juga tak mau kecolongan.

“Olehnya itu, ia menekankan agar seluruh aparat penegak hukum, agar tetap fokus pada mekanisme hukum yang berlaku.

Rivai Arvan mengajak semua pihak, agar memacu profesionalitas dan dedikasi dalam bekerja. (Asr)