MAMUJU, POROSSULBAR – Peran Polisi lalu lintas (Polantas) yang tadinya terkesan takuti dan dihindari masyarakat, terutama pengendara motor anak dibawah umur. Pelan tapi pasti, imagenya sudah mulai dibangun serta diperbaiki.

Memperkenalkan tugasnya kepada anak usia dini, merupakan suatu kegiatan yang dimaksudkan untuk mendidik dan membina anak usia dini, agar lebih mengenal tentang tugas dan peran Polisi serta menanamkan pada diri anak, untuk bisa menjadi Polisi bagi dirinya sendiri (Pocil) Polisi cilik.

Pengenalan dan penanaman Polisi ini akan menumbuhkan rasa kesadaran pada diri anak, sehingga nantinya akan memberi contoh baik pada masyarakat yang kurang mengenal tentang tugas-tugas dari Kepolisian, khususnya Lantas.

Kegiatan Polisi Sahabat Anak pada pelajar SD inpres Rimuku Kab Mamuju, dilaksanakan di lapangan apel Polres “Metro” Mamuju. Dimana Sat lantas memperkenalkan profil dan tugasnya kepada anak usia dini.

“Kegiatan ini selain bertujuan untuk menjalin kedekatan antara polisi dengan anak-anak, juga untuk mengenalkan tugas-tugas kepolisian.

Di dampingi Kanit Dikyasa, Aipda Suharto, Bripka Trisutrisno dan Bripda Rusni latif, memperkenalkan tugas polisi sebagai pelindung, pengayom,dan pelayan masyarakat yang disampaikan dengan bahasa sederhana dan dengan metode belajar sambil bermain.

Yang tentunya anak-anak diperkenalkan tentang tugas-tugas kepolisian, agar dapat lebih menanamkan kecintaan anak terhadap polisi, yang ternyata polisi ramah-ramah dan humanis, sehingga si anak tidak takut lagi.

“Giat Polisi Sahabat Anak ini, disambut antusias para anak-anak pelajar. Dalam upaya menampilkan sosok polisi yang humanis dan dekat dengan masyarakat, khususnya anak-anak. (*/Asr)