MAMUJU,POROSSULBAR – Sekolah Dasar Negeri kecil Serang yang berada di Desa Taan Kecamatan Tapalang Kabupaten Mamuju Sulawesi Barat, terpaksa siswanya tidak melakukan proses belajar mengajar, dikarenakan sekolah tersebut di segel oleh masyarakat yang mengaku lokasi sekolah miliknya, sehingga harus di segel sampai ada kejelasan dari pihak pemerintah Kabupaten Mamuju.

Salah satu orang tua siswa yang mengeluhkan proses belajar mengajar tidak berjalan seperti dengan biasanya dan terpaksa berdampak kepada siswa yang harus tidak dapat melakukan proses belajar mengajar seperti hari-hari biasa akibat sekolah di segel oleh pemilik lokasi.

“Kasihan anak kami pak, kalau sekolah di segel begini bisa rugi, bagaimana mereka bisa belajar sementara sekolah di segel, sampai kapan mereka tidak belajar, baru satu hari Saja tidak belajar jelas rugi anak-anak kami,” kata salah satu orang tua siswa.

Lebih lanjut, terkait dengan penyegelan SDN Kecil, orang tua siswa meminta kepada pihak pemerintah dalam hal ini, Habsi wahid selaku Bupati Mamuju, untuk segera bertindak dan menyelesaikan permasalahan penyegelan sekolah SD Negeri Kecil Serang yang berdampak kepada siswa.

“Kami selaku orang tua siswa dan masyarakat Desa Taan, meminta kepada bapak Habsi wahid, selaku kepala pemerintahan Kabupaten Mamuju, untuk segera bertindak dan menyelesaikan kasus Sekolah yang di segel, agar anak-anak kami bisa kembali mendapatkan proses belajar mengajar seperti biasanya,” tutupnya.

Laporan: Firdaus