Sekretaris KPU Sulbar Resmi Tahanan Tipikor PN Mamuju

 

MAMUJU, POROSSULBAR – Sejak di tetapkannya menjadi Tahanan Kota oleh Kejaksaan Negeri Mamuju pada Kamis 21 Februari 2019 lalu.

Kini tersangka dugaan korupsi Alat Peraga Kampanya (APK) pada pemilihan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulbar Tahun 2017, yang telah menyeret Sekertaris KPU Sulbar, Abdul Rahman Syam.

Kejaksaan Negeri Mamuju telah resmi melimpahkan berkas perkara korupsi Alat Peraga Kampanye (APK), ke Pengadilan Negeri Tipikor kelas 1B Mamuju Sulawesi Barat.

“Pada hari ini, Senin 25 Februari 2019 sekitar pukul 12.00 wita, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Mamuju telah melimpahkan berkas perkara korupsi Alat Peraga Kampanye (Apk) Pemilihan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Tahun 2016 yang lalu, ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri  Kelas 1B Mamuju.

Dan terhitung pada hari ini, status Tersangka tidak lagi menjadi Tahanan Kota oleh Kejaksaan Negeri Mamuju, karena yang bersangkutan telah Resmi menjadi Tahanan Tipikor pada Pengadilan Negeri kelas 1B Mamuju.

“Terkait Penahanannya, itu tergantung kewenangan Pengadilan,” terang Cahyadi Sabri, Kasi Pidsus Kejari Mamuju.

Lebih lanjut, terhitung sejak pelimpahan berkas perkara korupsi Alat Peraga Kampanye tersebut, pihak Jaksa Penuntut Umum kini menunggu  penetapan Majelis Hakim untuk jadwal persidangan dan penetapan penanganan terdakwa.

“Untuk selanjutnya, kita tinggal menunggu penetapan Majelis Hakim untuk jadwal persidangan dan penetapan penahanan terhadap  terdakwa.

Dan terkait Jaksa Penuntut Umum, Kepala Kejaksaan Negeri Mamuju telah menunjuk beberapa orang Jaksa Penuntut Umun, diantaranya empat orang  dari Kejaksaan Negeri Mamuju sendiri, dan dua orang dari Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan,” Tutup Cahyadi.(*Nda)