Sektor Pariwisata Juga Kemaritiman Jadi Topik Diskusi Pemkab Mamuju dan JICA

 

MAMUJU, POROSSULBAR – Sambut kunjungan tenaga ahli dan penasehat kebijakan pembangunan daerah Japan International Cooperation Agency (JICA) wilayah Sulawesi, Shintani Naoyuki dan rombongan, Pemerintah Kabupaten Mamuju menggelar kegiatan dengan cara berdiskusi.

Acara yang digelar di ruang kerja Bupati, Kamis (7/2/2019) tersebut, dipimpin langsung Bupati Mamuju, H. Habsi Wahid dan dihadiri oleh Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Lingkup Pemerintah Kabupaten Mamuju.

Pada kesempatan tersebut, Habsi Wahid menyampaikan salah satu isu yang bisa di kerja samakan dengan pihak JICA adalah kemaritiman.

Menurutnya potensi kelautan Mamuju sangat luas mengingat daerah yang dipimpinnya tersebut dari 11 Kecamatan yang berada di wilayah Kabupaten Mamuju, 8 Kecamatan diantaranya berada di pesisir laut.

“Selain itu juga, sektor yang ingin kita kembangkan adalah pariwisata, pariwisata juga kita coba untuk dijadikan satu isu , mengingat sekarang ini sudah banyak dari wisata asing yang masuk ke daerah kita, yang sesungguhnya untuk menjadi daya tarik suatu daerah adalah sektor pariwisata, sehingga salah satu prioritas di 2019 adalah pariwisata yang akan kita kembangkan, tentunya memerlukan kerja sama.

Hal ini juga menjadi salah satu perhatian dari pihak JICA,” urai Habsi Wahid saat diskusi berlangsung.

Sementara itu, Shintani Naoyuki menyampaikan, tugas dan lingkup kerja dari JICA wilayah Sulawesi dan Indonesia Timur berfokus pada tujuan untuk mempelajari dan memahami potensi suatu wilayah dan program prioritas Pemerintah Daerah.

“Prioritas-prioritas Pembangunan Daerah yang sesuai dengan kapasitas dan pengalaman JICA diharapkan dapat dirumuskan oleh pihak Pemerintah Daerah, dalam bentuk kerangka kerjasama dan kemitraan antar pemerintah dan multipihak,” terang Shintani Naoyuki.

Selaku perwakilan Kepala OPD, Usdi yang juga Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Mamuju, menyampaikan dan mempresentasikan kepihak JICA kekayaan dan potensi pariwisata yang dimiliki Mamuju, yang kemudian diharapkan mampu dijadikan sebagai pertimbangan yang nantinya dijadikan sebagai bahan kerja sama khusunya di Sektor kepariwisataan. (HMS-NASITA)