MAMUJU, POROSSULBAR – Melisa go selaku perwakilan Global affair dari negara Canada, mengungkapkan selamat kepada pemerintah kabupaten Mamuju yang telah terpilih menjadi salah satu dari 18 daerah setanah air yang akan menerima bantuan dari pemerintah canada.

“Ia menilai profosal yang telah diajukan dengan tema Posyandu Sapi sangat kompetitif dan menggambarkan komitmen pemerintah setempat dan masyarakatnya untuk memajukan usaha peternakan sapi sebagai komoditi unggulan.

Hal itu diutarakannya dalam kegiatan launching kick off Rif yang dipusatkan di kecamatan Papalang kabupaten Mamuju secara virtual, Selasa (1/9/2020).

Dikesempatan itu, wakil bupati mamuju Irwan SP Pababari mengatakan, dipilihnya mamuju sebagai salah satu daerah penerima bantuan Rif dari Global Affair canada yang di fasilitasi Bappenas adalah kebanggan tersendiri bagi ibu kota provinsi Sulawesi barat.

“Ia menggambarkan inovasi Posyandu Sapi yang diajukan dan akhirnya mampu berkompetisi secara nasional adalah upaya dalam rangka melakukan intervensi bersama semua stakeholders untuk melakukan pengembangan peternakan secara menyeluruh.

Dalam inovasi ini kita tidak hanya bicara bagaimana beternak yang baik, tapi mulai dari peternaknya, hingga hewan ternak dan out comenya semua akan di intervensi secara menyeluruh, agar hasilnya sesuai dengan apa yang diharapkan,” kata Irwan Pababari.

Hal lain diutarakan Dirjen pembangunan daerah tertinggal kementerian desa PDTT, Damsul widodo yang menyebutkan inovasi yang dilakukan pemkab Mamuju untuk pengembangan ternak sapi sangat sejalan dengan kondisi kebutuhan yang ada saat ini, pasalnya secara nasional di indonesia hanya mampu memenuhi sekira 45 persen kebutuhan daging sapi.

“Olehnya dengan pengembangan peternakan Sapi melalui inovasi Posyandu Sapi diharapkan akan semakin mendorong kemandirian ekonomi masyarakat. (**)

#Hms.