MAMUJU, POROSSULBAR – Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh akhirnya secara resmi melantik H. Habsi Wahid sebagai Ketua Dpw Nasdem Sulbar, bersama formatur terdiri dari, Muh Jayadi, Sekretaris dan Hendra Pradana, Bendahara. Sabtu (24/3/18) pukul 15.00 wita di Ballroom D’maleo Hotel Mamuju.

Dalam orasi politiknya, Habsi menegaskan, dirinya bersama formatur yang dilantik akan mewakafkan diri untuk membesarkan partai no. 5 tersebut di tanah Mandar Sulawesi Barat. Bupati Mamuju ini, bahkan optimis partai yang dinahkodainya akan meraih simpati masyarakat dan menargetkan akan memenangkan sejumlah kontestasi politik di Sulbar.

Dalam Pileg nanti, di Kab Mamuju dan Mamasa khususnya, Insya Allah kita bisa meraih kursi pimpinan, sedangkan di tingkat Provinsi dan beberapa Kabupaten lain, kita targetkan masuk dalam unsur pimpinan. Sementara di tingkat pusat kita akan dudukkan satu kader terbaik kita, “tegas Habsi.

Selain terhipnotis dengan kehadiran Tokoh Nasional, Surya Paloh dan euforia pelantikan Habsi sebagai Ketua Dpw Nasdem, perhatian publik juga terfokus pada kehadiran sejumlah tokoh partai politik, baik lokal maupun daerah lainnya, serta hadirnya 2 Paslon usungan partai Nasdem pada Pilkada serentak 2019, yakni Polman, Salim/Marwan dan Mamasa, Ramlan/Martinus.

Kehadiran mantan Gubernur Sulbar 2 periode, Anwar Adnan Saleh (AAS) menjadi kejutan tersendiri, pasalnya tokoh yang dikenal sebagai Bapak Pembangunan tersebut, secara tiba-tiba menyatakan diri siap bergabung bersama partai dengan jargon semangat restorasi.

Setelah merenung dan mengamati perkembangan politik Nasional beberapa hari terakhir, dan melalui diskusi keluarga bersama istri dan anak saya, yang juga salah satu ketua partai. Dan paling utama, karena saya merasa terpanggil dengan ajakan sahabat, sekaligus guru politik saya, bapak Surya Paloh, maka hari ini, detik ini, saya nyatakan akan berjuang bersama Nasdem, “tegas Anwar yang langsung di sambut riuh oleh seluruh kader partai Nasdem.

Bergabungnya AAS ke Nasdem ditandai dengan disematkannya jas biru, jas kebesaran partai Nasdem oleh Surya Paloh kepada AAS sesaat setelah turun dari podium, yang langsung memberi hormat, bersalaman dan saling berpelukan dengan Ketua Umum Partai Nasdem.

Surya Paloh yang diberi kesempatan paling akhir berorasi, sesudah Gubernur Sulbar, ABM memberikan sambutan, mengatakan rasa optimisnya dengan bergabungnya salah satu tokoh yang dianggapnya sebagai sahabat lama AAS dari 40 tahun yang lalu, menyusul pula bergabungnya Gubernur Sulsel, SYL belum lama ini ke partai Nasdem. Kehadiran sahabat saya ini, adalah kejutan besar bagi saya pribadi dan seluruh keluarga besar Partai Nasdem di seluruh persada Nusantara, karena keinginannya yang kuat akan semakin memperkuat gerakan perubahan, “pungkasnya. (*/Asr)