MAMUJU, POROSSULBAR – Tidak hanya menjadi garda terdepan dalam menghadapi serangan pandemi covid-19 dan masalah kesehatan lainnya, sejumlah tenaga kesehatan yang tersebar di sejumlah Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM) Mamuju ternyata kembali memberikan inspirasi pada momentum hari jadi Mamuju ke-480 yang diperingati pada 14 juli 2020 kemarin.

“Mereka terlihat kompak mengenakan pakaian adat dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat di wilayah masing-masing.

Salah satunya di Puskesmas Karataun Kecamatan Kalumpang, terlihat sekira dua puluh orang personil PKM di wilayah yang terbilang cukup jauh dari pusat kota Mamuju ini sangat anggun dengan balutan busana adat Kalumpang sembari melayani masyarakat.

Terkonfirmasi, Kepala Puskesmas Karataun, Jusdar mengaku apa yang dilakukan sejumlah petugas kesehatan adalah bentuk apresiasi terhadap Hari ulang tahun daerah yang begitu mereka cintai, sehingga dengan penuh semangat mereka menggunakan atribut adat di hari peringatan HUT Mamuju kemarin.

“Di luar dari kepentingan apapun kami menganggap hari jadi Mamuju adalah hari yang istimewa yang perlu di maknai dengan suka cita, sekaligus menjadi momentum yang baik kepada kami untuk terus mengevaluasi diri dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat,” kata Jusdar.

Digambarkannya, upaya petugas PKM melakukan sesuatu yang berbeda tersebut awalnya ditanggapi beragam oleh masyarakat, namun setelah di sampaikan bahwa hari tersebut adalah hari Istimewa lahirnya Mamuju maka masyarakat langsung memahami dan mengapresiasi atas upaya itu.

“Ini juga sekaligus upaya kita semua untuk mensosialisasikan Hari jadi Mamuju yang ternyata belum semua masyarakat tahu bahwa tanggal 14 juli adalah hari Ulang tahun Mamuju,” terangnya. (**)

#Hms.